
Bola.net - Dunia sepak bola dikejutkan dengan berita tentang Memphis Depay yang terlibat dalam kasus hukum mengemudi di bawah pengaruh alkohol di Monaco. Kasus ini membuat mantan pemain Manchester United dapat hukuman percobaan penjara dan denda.
Memphis Depay, yang dikenal sebagai salah satu pemain berbakat di Eropa, kini harus berhadapan dengan konsekuensi dari tindakannya.
Meskipun ia telah mengeluarkan permohonan maaf kepada publik, catatan hukum berupa hukuman percobaan empat bulan penjara, denda 9.000 euro, serta larangan mengemudi selama dua tahun di Monaco, menambah beban yang harus ia tanggung.
Situasi ini tentu saja menjadi tantangan besar bagi Depay, baik secara pribadi maupun profesional. "Saya sangat menyesal atas tindakan saya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi," kata pemain yang juga pernah membela Barcelona itu.
Perjalanan Karier Memphis Depay

Perjalanan karier Memphis Depay dimulai dari klub-klub muda di Belanda, VV Moordrecht dan Sparta Rotterdam. Tapi, namanya baru melejit saat membela PSV Eindhoven.
Di sinilah bakatnya mulai bersinar terang. Bayangkan saja, dia jadi top skorer Eredivisie musim 2014-2015 dengan 22 gol!
Sukses di Eredivisie bikin klub-klub besar Eropa langsung melirik. Manchester United pun kepincut dan memboyongnya ke Old Trafford pada tahun 2015 dengan mahar 25 juta pounds.
Sayangnya, di Premier League, Depay kurang beruntung. Cuma 7 gol dari 45 pertandingan.
Pernah jadi Andalan Lyon dan Barcelona

Setelah kurang moncer di Manchester United, Depay mencoba peruntungan di Olympique Lyon pada Januari 2017. Di Lyon, Depay mulai menemukan kembali performa terbaiknya.
Nah, setelah itu, Depay bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2021 dengan status bebas transfer. Karier Depay berjalan mulus, walau bukan bintang utama di klub.
Di awal tahun 2023, Depay melanjutkan petualangannya ke Atletico Madrid dengan biaya transfer 3 juta euro plus bonus. Uniknya, transfer ini juga termasuk opsi pembelian preferensial Yannick Carrasco oleh Barcelona. Namun, opsi itu tidak pernah diambil Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kapan Luke Shaw Bisa Comeback di MU? Ruben Amorim: Entahlah!
Liga Inggris 7 Februari 2025, 20:28
-
Meski Lagi Tidak Stabil, MU Diprediksi Bakal Kalahkan Leicester City
Liga Inggris 7 Februari 2025, 20:16
-
Cedera, 2 Pemain Manchester United Dikonfirmasi Absen Lawan Leicester City
Liga Inggris 7 Februari 2025, 20:02
-
Amorim Akui Beratnya Tantangan Sebagai Pelatih MU
Liga Inggris 7 Februari 2025, 15:49
-
Piala FA: Statistik Menarik Jelang MU vs Leicester City
Liga Inggris 7 Februari 2025, 15:33
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR