
Bola.net - Freiburg akhirnya mencapai final kompetisi Eropa pertama dalam sejarah klub setelah tampil konsisten di Liga Europa 2025/26. Wakil Jerman itu akan menghadapi Aston Villa di Besiktas Stadium, Istanbul, Kamis, 21 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.
Perjalanan Freiburg menuju partai puncak berjalan impresif sejak fase liga hingga semifinal. Klub Bundesliga tersebut menyingkirkan Genk, Celta, dan Braga dengan agregat meyakinkan untuk mengamankan tiket final.
Freiburg kini berpeluang mengakhiri musim bersejarah dengan trofi pertama dalam sejarah klub. Tim asuhan Julian Schuster juga menjadi salah satu kejutan terbesar di kompetisi musim ini.
Freiburg Ukir Sejarah di Liga Europa

Freiburg finis di posisi ketujuh fase liga sebelum tampil dominan pada fase gugur. Mereka menang agregat 5-2 atas Genk, lalu menghancurkan Celta dengan skor total 6-1 di perempat final.
Pada semifinal, Freiburg melewati hadangan Braga dengan agregat 4-3 dalam duel ketat. Kekalahan leg pertama di Portugal menjadi laga pertama ketika mereka kebobolan lebih dari satu gol musim ini.
Keberhasilan mencapai final terasa spesial karena musim lalu Freiburg tidak tampil di kompetisi Eropa. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka di Liga Europa hanya sampai babak 16 besar pada musim 2022/23 dan 2023/24.
Pertahanan Jadi Senjata Utama

Freiburg tampil sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Liga Europa musim ini. Mereka hanya kebobolan 10 gol dalam 14 pertandingan menuju final.
Duet gelandang bertahan Maximilian Eggestein dan Johan Manzambi menjadi fondasi permainan tim. Di lini belakang, pengalaman Matthias Ginter memberi kestabilan sepanjang turnamen.
Freiburg juga mencatat kemenangan dalam tujuh laga kandang mereka di kompetisi ini. Kombinasi pemain muda dan senior membuat permainan tim tetap seimbang dalam berbagai situasi pertandingan.
Noah Atubolu Jadi Figur Penting

Kiper muda Noah Atubolu menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Freiburg musim ini. Penjaga gawang berusia 23 tahun itu beberapa kali melakukan penyelamatan krusial saat menghadapi tekanan Braga di semifinal.
Di depannya, Philipp Lienhart dan Ginter membantu menjaga lini pertahanan tetap solid. Akademi Freiburg juga menghasilkan Johan Manzambi yang tampil menonjol sepanjang musim.
Julian Schuster mengandalkan identitas permainan disiplin dengan organisasi pertahanan kuat. Freiburg kini tinggal selangkah lagi untuk mencatat sejarah baru lewat gelar Eropa pertama mereka.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR