
Bola.net - Arsenal menunjukkan mentalitas juara saat melakoni laga tandang yang sulit ke markas Newcastle United. Mereka sukses mencuri kemenangan dramatis dengan skor 2-1 di St James' Park, Minggu (29/9/2025) malam WIB.
Tertinggal lebih dulu hingga menit-menit akhir, The Gunners berhasil membalikkan keadaan. Dua gol telat menjadi bukti bahwa mereka tidak pernah menyerah hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini terasa lebih dari sekadar tiga poin biasa bagi manajer Mikel Arteta. Ia menyebutnya sebagai sebuah pernyataan tegas akan kualitas dan karakter timnya musim ini.
Hasil ini juga membuat Arsenal berhasil memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Liverpool. Mereka kini hanya terpaut dua poin dari sang rival.
Di Ambang Keputusasaan
Pertandingan di St James' Park tampak seperti akan menjadi hari yang buruk bagi Arsenal. Berbagai upaya mereka untuk mencetak gol selalu menemui jalan buntu.
Sebuah hadiah penalti yang sempat diberikan wasit harus dibatalkan oleh VAR. Momen itu terjadi setelah Viktor Gyokeres terlihat dijatuhkan oleh kiper Nick Pope.
Dewi Fortuna juga seolah tak berpihak pada tim tamu. Tembakan keras Leandro Trossard hanya membentur tiang gawang.
Belum lagi, Nick Pope tampil gemilang di bawah mistar gawang Newcastle. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk mementahkan peluang dari Eberechi Eze dan Jurrien Timber.
Menaklukkan Atmosfer Neraka
Tantangan yang dihadapi Arsenal bukan hanya perlawanan sengit dari pemain Newcastle. Mereka juga harus berjuang di bawah tekanan atmosfer St James' Park yang luar biasa.
Stadion ini memang dikenal sebagai tempat yang angker bagi The Gunners. Mereka selalu kalah dalam tiga kunjungan terakhirnya ke markas The Magpies.
Para pemain Newcastle pun tampil begitu agresif sejak menit awal. Gelandang mereka, Joelinton, bahkan sempat sesumbar ingin membuat Arsenal menderita.
Hal itu diperkuat oleh catatan kapten Jamaal Lascelles di program pertandingan. Ia menulis bahwa bermain di St James' Park membuat pemain merasa bisa "menghancurkan tembok penghalang".
Pernyataan Tegas dari Sang Manajer
Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kegembiraannya di pinggir lapangan. Ia merayakan gol kemenangan timnya dengan sangat ekspresif.
Menurutnya, kemenangan dengan cara seperti ini memberikan perasaan yang luar biasa. Sepak bola adalah tentang emosi, dan timnya merasakan emosi yang indah di akhir laga.
"Untuk menang dengan cara yang telah kami lakukan, wow, sungguh perasaan yang luar biasa," ujarnya kepada Match of the Day.
Arteta percaya bahwa momen-momen seperti inilah yang akan membawa timnya naik level. Ini adalah kesempatan besar untuk membuktikan kualitas mereka kepada semua orang.
"Itulah cara Anda mencapai level yang berbeda. Dengan melewati momen-momen itu dan mengambil pelajaran darinya," tegas Arteta.
Terus Percaya Hingga Akhir
Kunci kemenangan Arsenal terletak pada mentalitas mereka yang tak pernah padam. Para pemain terus percaya bahwa mereka bisa membalikkan keadaan meski waktu semakin menipis.
Mikel Merino, sang pencetak gol penyeimbang, menegaskan hal tersebut. Menurutnya, tim lain mungkin akan kehilangan kepercayaan setelah gagal dalam banyak percobaan.
"Itu menunjukkan banyak hal dan bukan hanya strategi bola mati tetapi juga mentalitas," kata Merino.
"Tetapi bagi kami, ini adalah masalah terus melakukan apa yang kami lakukan, melakukannya di level tertinggi. Pada akhirnya, di detik terakhir, kami mencetak gol dan saya sangat senang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukayo Saka Kritik VAR Usai Arsenal Tak Dapat Penalti Lawan Newcastle
Liga Inggris 29 September 2025, 10:56
-
Rapor Pemain Arsenal saat Tundukkan Newcastle: Gabriel Jadi Pahlawan, Gyokeres Mengecewakan
Liga Inggris 29 September 2025, 08:56
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR