
Bola.net - Nasib Michael Carrick sebagai pelatih sementara Manchester United ternyata tidak hanya diuji oleh hasil pertandingan di lapangan. Mantan gelandang The Red Devils itu juga harus menghadapi kritik dari sejumlah mantan rekan setimnya sendiri yang kini menjadi pundit sepak bola.
Sejak dipercaya memimpin tim hingga akhir musim, Carrick sebenarnya mampu memberikan perubahan positif bagi performa Manchester United. Namun, sorotan tajam justru datang dari beberapa legenda klub yang pernah berbagi ruang ganti dengannya.
Gelombang kritik terbaru muncul setelah Manchester United menelan kekalahan 1-2 dari Newcastle pada pertengahan pekan kemarin. Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Setan Merah dalam delapan pertandingan sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih.
Kritik Pedas dari Paul Scholes

Legenda klub, Paul Scholes, sempat memancing kontroversi melalui unggahan Instagram yang kemudian dihapusnya. Dalam unggahan itu, Scholes menulis sindiran yang ditujukan kepada Carrick.
Menurut Scholes, Carrick memang memiliki sesuatu yang istimewa, namun ia juga menyinggung performa United yang dinilai kurang meyakinkan dalam beberapa laga terakhir.
Komentar tersebut langsung memicu reaksi keras dari para penggemar Manchester United, terutama karena datang dari sosok yang pernah bermain bersama Carrick selama bertahun-tahun di lini tengah klub.
Keraguan dari Keane dan Neville

Scholes bukan satu-satunya legenda yang meragukan kapasitas Carrick sebagai manajer permanen. Sejumlah nama besar lain juga turut memberikan penilaian kritis terhadap peluang pria berusia 44 tahun tersebut.
Roy Keane, misalnya, menilai Carrick turut bertanggung jawab atas menurunnya standar permainan tim saat masih menjadi staf kepelatihan di era Ole Gunnar Solskjaer.
Keane berpendapat bahwa Carrick berada di bangku pelatih ketika performa United mengalami penurunan drastis pada masa kepemimpinan Solskjaer.
Sementara itu, Gary Neville memberikan pandangan yang lebih moderat. Mantan bek kanan United tersebut memuji kualitas pribadi Carrick, mulai dari kecerdasan hingga ketenangannya dalam memimpin tim.
Namun Neville menegaskan bahwa Carrick masih harus menjaga konsistensi performa tim hingga akhir musim jika ingin mendapatkan jabatan pelatih secara permanen.
Dukungan Fans dan Hasil Positif

Di tengah berbagai kritik dari para legenda klub, Carrick justru mendapat dukungan kuat dari sebagian besar suporter Manchester United.
Performa tim di bawah arahannya cukup menjanjikan. Dalam delapan pertandingan sejak ia mengambil alih kursi pelatih, United berhasil mengumpulkan 19 poin dari total 24 poin yang tersedia, catatan terbaik di Premier League dalam periode tersebut.
Hasil tersebut membuat Manchester United kembali berada dalam persaingan untuk mengamankan tiket ke Liga Champions setelah dua musim absen dari kompetisi elit Eropa tersebut.
Dukungan dari Rio Ferdinand

Di antara para mantan pemain United, Rio Ferdinand menjadi salah satu sosok yang secara terbuka memberikan dukungan kepada Carrick.
Meski saat ini tidak aktif di televisi sebagai pundit, Ferdinand tetap menunjukkan dukungannya melalui berbagai unggahan di media sosial.
Namun pengaruh para legenda yang kini aktif sebagai analis televisi, terutama di jaringan Sky Sports, tetap memiliki dampak besar terhadap opini publik mengenai masa depan kursi pelatih Manchester United.
Masa Depan Carrick di Man United

Carrick dikenal sebagai sosok yang tenang dan jarang memberikan respons emosional terhadap kritik. Karakter tersebut juga terlihat selama ia memimpin Manchester United dalam beberapa bulan terakhir.
Meski mampu memperbaiki performa tim di lapangan, peluang Carrick untuk mendapatkan posisi pelatih permanen masih bergantung pada keputusan manajemen klub.
Jika pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, lebih mendengarkan suara para legenda yang memiliki pengaruh besar di media, peluang Carrick untuk terus memimpin Manchester United bisa saja berkurang.
Di sisi lain, hasil di lapangan tetap menjadi faktor paling menentukan. Jika tren positif terus berlanjut hingga akhir musim, Carrick masih memiliki kesempatan membuktikan bahwa dirinya layak dipercaya sebagai manajer permanen di Old Trafford.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR