Bola.net - - Michael Owen mengklaim bahwa pelatih Manchester United, Jose Mourinho hanya merusak barisan penyerang yang dimilikinya oleh karena taktik yang diterapkan Mou. Hal ini dapat dilihat dari permainan Alexis Sanchez yang tidak stabil.
Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Bahkan jika hal itu berarti bermain bertahan yang membosankan selama 90 menit. Dan Owen memercayai prinsip inilah yang perlahan merusak kualitas lini serang MU.
"Mereka membeli penyerang hebat seperti Henrikh Mkhitaryan dan Alexis Sanchez dan permainan mereka masih terlihat datar," ungkap Owen dikutip dari goal internasional.
"Ini bukan masalah skuat untuk MU. Menurut saya, ketika saya melihat skuat MU saat ini mereka harusnya mampu melakukan lebih baik daripada apa yang mereka lakukan sekarang. Mereka masih belum menjadi MU yang saya harapkan."
Bahkan Owen berandai-andai jika dirinya masih bermain sebagai penyerang, maka lebih baik bergabung dengan tim Top Six lainnya daripada MU. Sebab di MU kemampuan penyerang akan semakin tumpul.
"Jose Mourinho adalah pelatih yang bertipe defensif. Dia bisa membuat bek terlihat lebih hebat dan penyerang terlihat lebih buruk. Jika saya adalah penyerang, maka saya akan lebih senang bermain di tim top six selain MU."
"Mereka mendatangkan Sanchez, yang merupakan salah satu pemain terbaik di liga dalam beberapa musim terakhir, dan saat ini dia hanyalah bayangan dari pemain saat dia di Arsenal. Itu hanya karena gaya bermain Mourinho. Semua harus bekerja ke belakang dan membuat tekel, mengisi ruang kosong," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bailly Mulai Ketar-ketir Dengan Masa Depannya di MU
Liga Inggris 2 Mei 2018, 20:18
-
3 Alasan Anthony Martial Harus Tetap Bertahan di MU
Editorial 2 Mei 2018, 15:18
-
Mourinho Hanya Merusak Penyerang-penyerang MU
Liga Inggris 2 Mei 2018, 14:50
-
Chelsea Juga Ikut Naksir Martial
Liga Inggris 2 Mei 2018, 14:24
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR