
Bola.net - Michael Carrick dengan tegas merespons kritik pedas yang dilontarkan Roy Keane jelang laga debutnya di Derby Manchester. Pelatih anyar Manchester United itu menyebut komentar para mantan pemain tidak relevan bagi tim.
Keane sebelumnya menyerang staf pelatih pilihan Carrick dan bahkan mengungkit masalah pribadi dengan istri sang pelatih. Legenda MU itu memang dikenal vokal dan tak segan memberikan kritik tajam sebagai pandit.
Namun, Carrick memilih untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi menghadapi serangan verbal tersebut. Ia menegaskan fokus utamanya hanyalah membawa Setan Merah bangkit dari keterpurukan.
Sikap dingin ini menjadi sinyal penting jelang laga Derby Manchester yang krusial di Old Trafford. Carrick ingin melindungi skuadnya dari kebisingan luar yang tidak perlu.
Anggap Angin Lalu

Carrick tidak merasa tertekan dengan berbagai opini yang beredar di luar sana. Baginya, fokus pemain dan staf jauh lebih penting daripada mendengarkan kritik pandit.
Roy Keane dan Gary Neville dipastikan akan menjadi komentator dalam laga krusial Sabtu (17/1/2026) malam nanti. Meski begitu, Carrick menegaskan tekanan eksternal tidak akan memengaruhi kinerja tim.
"Mereka tidak memberi tekanan lebih pada saya, saya tidak merasakannya," tegas Michael Carrick.
Carrick memilih menutup telinga demi menjaga kestabilan mental anak asuhnya. Ia sadar kebisingan adalah bagian dari dunia sepak bola.
"Ada banyak opini di luar sana, sebagian positif, sebagian tidak, tapi itu sama sekali tidak relevan dengan fokus saya," tambahnya.
Tak Peduli Serangan Pribadi
Keane sempat menyebut istri Carrick bermulut besar terkait insiden lama tahun 2014. Ia juga mengkritik penunjukan Jonny Evans dan Jonathan Woodgate sebagai staf pelatih.
Masalah ini bermula dari wawancara Carrick usai kekalahan dari Olympiakos yang memicu reaksi istri Carrick di media sosial. Meski Keane masih mengingatnya, Carrick memilih masa bodoh.
"Itu (serangan personal) tidak mengganggu saya," ujar Carrick singkat.
Mantan gelandang Timnas Inggris ini lebih memilih menyalurkan energinya untuk strategi tim. Ia tak mau terjebak dalam drama di luar lapangan.
"Bagi saya, para pemain dan staf, kami hanya fokus pada bagaimana kami akan meraih kesuksesan," lanjutnya.
Masih Ada Magis di Old Trafford
Manchester United sedang dalam tren buruk dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga terakhir. Mereka kini tercecer di posisi ketujuh klasemen sementara Premier League.
Meski banyak yang menyebut Man United sebagai raksasa yang kehilangan arah atau "tanpa jiwa", Carrick membantah keras. Ia percaya aura Old Trafford masih sangat kuat.
"Saya tentu tidak berpikir tempat ini tak memiliki jiwa, saya pikir masih ada magis di tempat ini, Anda pasti merasakannya," kata Carrick.
Carrick mengaku tidak menemukan masalah besar dalam tiga hari pertamanya kembali ke klub. Respons pemain dinilai sangat positif untuk bangkit.
"Pemain sangat baik, mau mendengarkan, mau belajar, ingin tampil lebih baik, dan ingin memberikan performa yang lebih baik," ungkapnya.
Rio Ferdinand Pasang Badan
Ketegangan tidak hanya terjadi antara Carrick dan Keane. Rio Ferdinand juga angkat bicara membela Sir Alex Ferguson dari komentar miring Keane.
Keane sebelumnya menyebut kehadiran Ferguson dan David Gill di klub seperti "bau busuk" yang mengganggu. Ferdinand menilai komentar tersebut sudah melampaui batas dan tidak hormat.
"Mengatakan mereka berkeliaran seperti bau busuk itu sudah mengarah pada sikap tidak hormat," ujar Rio Ferdinand kepada BBC Radio 5 Live.
Ferdinand mendukung langkah Carrick yang tetap meminta saran dari sang manajer legendaris. Menurutnya, pengalaman Ferguson adalah aset berharga.
"Orang-orang seperti Fletcher dan Carrick meneleponnya (Ferguson) karena mereka menghormatinya," tutup Ferdinand.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Manchester Old Trafford: 5 Pelajaran di Balik Hasil Duel Man Utd vs Man City
Liga Inggris 17 Januari 2026, 23:18
-
Man of the Match Man United vs Man City: Bruno Fernandes
Liga Inggris 17 Januari 2026, 22:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR