
Bola.net - Manchester United mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan. Menjamu Sabah FK di Old Trafford, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, Setan Merah menang telak 4-0.
Hasil tersebut menjadi pembuka yang sempurna bagi Manchester United setelah hampir tiga tahun tidak tampil di kompetisi elite Eropa tersebut. Tim asuhan Michael Carrick langsung menunjukkan perbedaan kualitas sejak pertandingan dimulai.
Matheus Cunha membuka keunggulan Manchester United pada pertengahan babak pertama. Bruno Fernandes kemudian menggandakan skor sebelum Benjamin Sesko membuat tuan rumah unggul tiga gol menjelang jeda.
Carrick melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua untuk menjaga kondisi pemain. Langkah tersebut juga penting karena Manchester United sudah ditunggu laga besar melawan Manchester City pada akhir pekan.
Sabah tidak mampu memberikan perlawanan berarti setelah tertinggal tiga gol. Lisandro Martinez kemudian melengkapi kemenangan Manchester United lewat gol yang tercipta dari situasi cukup kacau di kotak penalti.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Dorgu Membuktikan Diri

Krisis di posisi bek kiri membuat Carrick harus mencari solusi untuk menghadapi Sabah. Ia kemudian menempatkan Patrick Dorgu di posisi tersebut sejak awal pertandingan.
Dorgu sempat mengalami beberapa momen kurang nyaman sepanjang pertandingan. Salah satunya terjadi ketika ia melakukan handball yang tidak dihukum oleh wasit pada babak pertama.
Namun, kontribusi Dorgu dalam membantu serangan jauh lebih menonjol. Pemain asal Denmark itu menunjukkan kemampuan menyerangnya dengan memberikan umpan matang yang kemudian dikonversi Cunha menjadi gol pembuka.
Dorgu akhirnya ditarik keluar pada babak kedua untuk memberi kesempatan kepada Harry Amass. Secara keseluruhan, penampilannya memberikan jawaban positif atas keputusan Carrick untuk memainkannya sebagai bek kiri.
2. Cunha Menjawab Keputusan Tidak Dipanggil Brasil

Cunha menjadi salah satu pemain Manchester United yang memiliki pengalaman cukup banyak di Liga Champions. Sebelum menghadapi Sabah, penyerang asal Brasil itu sudah mencatat 12 penampilan di kompetisi tersebut tetapi belum pernah mencetak gol.
Penantian itu akhirnya berakhir pada penampilan ke-13. Cunha menyelesaikan umpan silang mendatar Dorgu dengan tenang untuk membawa Manchester United unggul.
Gol tersebut memang tercipta lewat penyelesaian yang relatif sederhana. Namun, gol itu tetap menjadi kabar positif bagi Cunha setelah sebelumnya dinilai kurang beruntung karena tidak masuk skuad terbaru Brasil.
Cunha kini memiliki alasan tambahan untuk meningkatkan performanya. Kepercayaan diri yang didapat dari gol pertama di Liga Champions juga bisa menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya.
3. Fernandes Sedang Panas

Bruno Fernandes kembali menunjukkan ketajamannya di Old Trafford. Setelah mencetak hat-trick saat menghadapi Ipswich pada pertandingan sebelumnya, kapten Manchester United itu kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut lahir dari rangkaian permainan apik Manchester United. Dorgu, Cunha, dan Youri Tielemans terlibat dalam proses serangan sebelum Tielemans memberikan umpan kepada Fernandes.
Fernandes kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan tembakan kaki kanan tanpa kontrol. Penyelesaian cepat itu membuat Sabah tidak memiliki kesempatan untuk menghentikan bola.
Fernandes kini sudah mencetak empat gol dalam empat pertandingan musim ini. Ia juga telah menyumbangkan satu assist dan terus menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi salah satu pemain penting Manchester United di Liga Champions.
4. Sesko Kembali Cetak Gol

Benjamin Sesko mendapat kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya pada musim ini. Setelah golnya ke gawang Everton pada pertandingan sebelumnya berakhir pahit karena Manchester United gagal mempertahankan keunggulan, ia tentu ingin kembali mencetak gol.
Keinginan tersebut akhirnya terwujud saat menghadapi Sabah. Sesko menerima umpan brilian dari Bryan Mbeumo sebelum melewati kiper dan memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Gol itu menjadi perkembangan positif bagi penyerang asal Slovenia tersebut. Sesko mulai menemukan momentum setelah musim lalu hanya mencetak 12 gol.
Meski demikian, masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki. Kemampuan Sesko dalam membangun serangan dan memberikan umpan masih membutuhkan peningkatan, tetapi awal musimnya kali ini terlihat jauh lebih menjanjikan.
5. Kesalahan Sabah Berujung Gol Martinez

Joshua Zirkzee belum menjalani periode yang mudah sejak bergabung dengan Manchester United. Penyerang asal Belanda itu bahkan sempat disebut berpeluang meninggalkan Old Trafford pada Januari.
Zirkzee masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Sabah dan hampir mencetak gol dengan cara yang tidak biasa. Ia mencoba melakukan backheel, tetapi bola justru mengalami serangkaian pantulan sebelum akhirnya jatuh ke kaki Martinez.
Bek asal Argentina tersebut kemudian melepaskan tembakan keras yang membuat skor berubah menjadi 4-0. Gol itu tercipta melalui situasi yang cukup kacau karena bola sempat mengenai pemain bertahan dan kiper Sabah.
Martinez tentu tidak peduli dengan proses terciptanya gol tersebut. Sementara itu, Zirkzee hanya bisa terlihat kecewa karena upayanya tidak berakhir sebagai gol atas namanya sendiri.
Sumber: Mirror
Klasemen Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Liga Champions 11 September 2026, 14:15

LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR