
Bola.net - Manchester United baru meraih satu kemenangan musim ini. Itu pun lewat penalti telat Bruno Fernandes.
Catatan minor diperparah dengan kekalahan memalukan dari Grimsby di Carabao Cup. Kekalahan dari Manchester City semakin menekan Amorim.
Sejak menangani MU, Amorim belum bisa memperbaiki performa tim. Delapan kemenangan dari 31 laga Premier League jelas terlalu minim.
Kini, kepercayaan pemain senior mulai luntur. Pertandingan melawan Chelsea, Brentford, dan Sunderland akan jadi ujian terakhir.
Manajemen klub kabarnya akan bertemu di jeda internasional Oktober untuk membahas masa depan Amorim. Perubahan cepat adalah satu-satunya jalan agar ia bisa bertahan.
1. Putuskan Siapa Penjaga Gawang Nomor Satu

Posisi kiper masih jadi titik lemah Manchester United musim ini. Kepergian Andre Onana ke Trabzonspor lewat status pinjaman ternyata tidak membawa solusi.
Altay Bayindir memang diberi kepercayaan tampil sejak awal musim. Sayangnya, penampilannya belum menunjukkan kualitas yang diharapkan.
Amorim kini dituntut berani memberi kesempatan pada Senne Lammens. Apalagi, United rela memilih kiper 23 tahun itu ketimbang nama besar seperti Emi Martinez dan Gianluigi Donnarumma.
2. Atasi Masalah Lini Tengah

Manchester United terus kesulitan menemukan keseimbangan di lini tengah. Skema 3-4-3 yang menempatkan Bruno Fernandes berdampingan dengan Casemiro atau Ugarte sejauh ini belum efektif.
Fernandes adalah pemain paling kreatif di skuad, tapi potensinya teredam karena sering dipaksa bertahan. Casemiro sudah melambat, sedangkan Ugarte gagal tampil konsisten.
Kobbie Mainoo sebenarnya punya potensi, tetapi Amorim belum sepenuhnya percaya. United butuh solusi cepat agar lini tengah mereka tidak terus jadi titik lemah.
3. Harus Lebih Fleksibel

Ruben Amorim dinilai kurang berani melakukan penyesuaian taktik. Ia selalu mengandalkan formasi yang sama, terlepas dari siapa lawannya.
Di awal kepelatihannya, dukungan suporter masih terasa karena dianggap butuh waktu. Namun, setelah berjalan cukup lama, rasa frustrasi semakin terlihat.
Legenda United, Paul Scholes, menilai sistem Amorim terlalu terbaca. Menurutnya, para pelatih di Premier League sudah tahu pasti bagaimana United bermain setiap pekan.
4. Sesko Perlu Suplai Bola

Kedatangan Benjamin Sesko ke Manchester United semula diharapkan jadi solusi lini depan. Namun, lima laga berlalu tanpa gol membuatnya mulai diragukan.
Meski begitu, catatan 21 gol di musim lalu bersama RB Leipzig membuktikan kapasitasnya. Permasalahan utama justru ada pada minimnya suplai bola kepadanya.
Legenda Inggris, Alan Shearer dan Gary Lineker, turut menyoroti situasi ini. Mereka menilai Sesko sering membuat pergerakan berbahaya, tetapi jarang mendapat dukungan yang layak dari lini tengah maupun sayap.
5. Tumbuhkan Rasa Persatuan Tim

Bruno Fernandes kembali dipertanyakan soal kapasitasnya sebagai kapten. Meski begitu, Amorim tetap mempercayainya sebagai pemimpin utama tim.
Masalahnya, ekspresi emosional Fernandes di lapangan kerap memberi kesan negatif. United terlihat tidak punya semangat kolektif yang solid.
Waktu untuk membangun kekompakan memang terbatas di tengah jadwal padat. Meski begitu, pertemuan internal bisa menjadi langkah sederhana namun penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Krisis, 5 Hal yang Wajib Dibenahi Ruben Amorim Jika Ingin Selamat
Liga Inggris 19 September 2025, 23:22
-
Chelsea Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Manchester United: Cole Palmer Fit
Liga Inggris 19 September 2025, 22:24
-
Alejandro Garnacho Siap Hadapi Mantan Klubnya Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 19 September 2025, 21:16
-
Man United vs Chelsea: Duel Kunci di Lini Tengah Menentukan Pemenang
Liga Inggris 19 September 2025, 20:08
-
United Harus Bangkit, Masa Depan Amorim Bisa Bergantung pada Laga Kontra Chelsea
Liga Inggris 19 September 2025, 19:34
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR