
Bola.net - Kapten Tottenham, Harry Kane, menjadi salah satu bomber terbaik Premier League beberapa musim terakhir. Lantas, jika dibandingkan dengan Robin van Persie di Premier League, siapa yang lebih baik?
Harry Kane memulai karir di akademi Arsenal. Namun, dia kemudian pindah ke tim muda Tottenham dan mendapat tempat yang nyaman. Harry Kane promosi ke tim utama Tottenham pada 2011, tetapi tidak langsung bermain reguler.
Tottenham sempat meminjamkan Harry Kane ke Leyton, Milwall, Norwich City, dan Leicester. Harry Kane baru bermain reguler pada musim 2014/2015. Pada musim itu, andalan timnas Inggris mampu mencetak 21 gol.
Sedangkan, Robin van Persie menjadi idola Arsenal pada 2004 hingga 2012. Sebelum pindah ke Manchester United pada musim 2012/2013, Robin van Persie menjadi mesin gol andalan tim asal London Utara tersebut.
Musim Terbaik Robin van Persie dan Harry Kane
Robin van Persie belajar dari Dennis Bergkamp untuk menjadi pilar utama Arsenal. Di bawah gemblengan The Iceman, Robin van Persie mencuat sebagai andalan Arsenal setelah era Thierry Henry berakhir.
Musim terbaik Robin van Persie bersama Arsenal di Premier League terjadi pada 2011/2012, tepat sebelum pindah ke Manchester United. Walau gagal meraih gelar Premier League, Robin van Persie mencetak 30 gol untuk Arsenal.
Sama seperti Robin van Persie di Arsenal, Harry Kane juga belum memberi gelar Premier League untuk Tottenham. Namun, konsistensinya sebagai salah satu penyerang terbaik tidak perlu diragukan lagi.
Harry Kane selalu mencetak dua digit gol sejak musim 2014/2015. Musim terbaik Harry Kane terjadi pada 2016/2017. Sebab, pada musim itu, Harry Kane mampu mencetak 29 gol dan menjadi top skor Premier League.
Head to Head
Robin van Persie tidak terhentikan pada musim 2011/2012. Dia tampil begitu bagus, mencetak 30 gol dengan tambahan 10 assist. Artinya, dia punya kontribusi lansung pada terciptanya 40 gol Arsenal pada musim tersebut.
Robin van Persie berkontribusi pada terciptanya 54,5 persen gol The Gunners.
Pada musim tersebut, Robin van Persie melepaskan 4.7 tendangan per pertandingan. Akurasi tendangan pemain asal Belanda pun cukup bagus: 47.1 persen. Sedangkan, konversi peluang menjadi gol Robin van Persie mencapai 17.4 persen.
Harry Kane mencetak 29 gol dan tujuh assist di Premier League musim 2016/2017. Jumlahnya memang lebih sedikit. Namun, ada catatan bahwa Harry Kane bermain lebih sedikit yakni 30 laga dibanding 38 laga untuk Robin van Persie.
Harry Kane hanya melepas 3.9 shots per pertandingan. Namun, akurasinya jauh lebih baik dibanding Robin van Persie. Akurasi tendangan Harry Kane mencapai 52.7 persen dan konversi peluang menjadi gol mencapai 26.4 persen.
Siapa Lebih Baik?
Robin van Persie mendapatkan 12 kali gelar Man of the Match pada musim 2011/2012. Catatan yang luar biasa. Sedangkan, Harry Kane mendapatkan tujuh gelar Man of the Match pada musim 2016/2017.
Dari sisi tim, pada musim 2011/2012, Robin van Persie membawa Arsenal duduk di posisi ketiga klasemen akhir Premier League dengan 70 poin. Sedangkan, pada musim 2016/2017, Harry Kane membawa Tottenham duduk di posisi kedua klasemen akhir Premier League dengan 86 poin.
Secara personal, dikutip dari Whoscored, Robin van Persie mendapat nilai 7.80 atas performanya musim 2011/2012. Sedangkan, Harry Kane mendapat nilai 7.68 atas performa apiknya di musim 2016/2017. Robin van Persie unggul tipis atas Harry Kane pada musim terbaiknya.
Whoscored menilai Robin van Persie lebih baik dibanding Harry Kane pada musim terbaiknya. Bagaimana dengan penilaian Bolaneters?
Sumber: Whoscored
Baca Ini Juga:
- Profil Bebe: Teori Konspirasi di Balik Transfer Misterius Sir Alex Ferguson
- Senangnya Para Rider MotoGP Boleh Latihan Outdoor di Tengah Pandemi
- Mengintip Kehidupan Cristiano Ronaldo Selama Lockdown: Latihan Keras, Diet Ketat, dan Potong Rambut
- Kutipan-Kutipan Terbaik Untuk Sang Seniman Sepak Bola Legenda Arsenal, Dennis Bergkamp
- Teknik Panenka - Semua Mengenalnya, tapi Tak Semua Berani Memakainya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Willian 99% akan Tinggalkan Chelsea di Musim Panas
Liga Inggris 11 Mei 2020, 17:20
-
Repeat! Van Dijk Ingin Ulang Pengalaman Jadi Juara Liga Champions
Liga Champions 11 Mei 2020, 16:55
-
Musim Terbaik Robin van Persie vs Harry Kane, Siapa Lebih Bagus?
Liga Inggris 11 Mei 2020, 10:53
-
Bukan Barcelona, Tanguy Ndombele akan Mendarat di Liverpool?
Liga Inggris 10 Mei 2020, 09:20
LATEST UPDATE
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR