Saat ini, Liverpool dan City di asuh oleh Jurgen Klopp dan Josep Guardiola. Kedua manajer itu menggunakan taktik bermain dengan mengandalkan pressing tinggi secara kontinyu. Jadi lawan tak akan memiliki kesempatan mengembangkan permainannya.
Sejauh ini kedua tim tersebut berhasil meraup hasil-hasil positif. Hal yang sama juga dialami oleh Tottenham. Sementara itu, gaya main pragmatis ala Jose Mourinho pun akhirnya dianggap ketinggalan jaman. Namun Neville melontarkan pembelaan pada gaya main manajer asal Portugal tersebut.
Dikatakannya, dengan gaya main yang digunakan saat ini, Liverpool dan City plus Spurs belum tentu akan bisa jadi juara liga. Sebab mereka bisa saja kehabisan bensin jelang kompetisi berakhir.
"Ada banyak pembicaraan musim ini tentang gaya baru sepakbola, bahwa Jurgen Klopp, Pep Guardiola, Mauricio Pochettino telah memperkenalkan gaya sepak bola indah baru yang entah bagaimana membuat gaya Mourinho menjadi kuno. Saya tidak setuju itu," seru Phil pada Daily Mail.
"Power Running sama pentingnya baik sekarang maupun 15 tahun yang lalu. Tottenham di era Pochettino adalah tim yang agresif, mereka bertahan sejak dari lini depan. Mourinho memiliki pemain dengan kecepatan dan kekuatan. OK, Ibrahimovic tidak akan memburu bola seperti Luis Suarez tetapi, sebagai sebuah tim, United memiliki pemain dengan kaki-kaki yang kuat di sekelilingnya, seperti Marcus Rashford dan Lingard. Mereka tidak akan diganggu lagi, itu sudah pasti," tegasnya.
"Anda tidak bisa memenangkan liga dengan terus bermain menekan selama 90 menit dalam hal apapun. Anda harus memutuskan terus bermain menekan, kapan saatnya untuk berhenti melakukan itu. Tidak ada bukti bahwa tim yang bermain menekan selama 90 menit telah menjadi juara. Anda telah melihat bahwa tim-tim seperti itu hancur pada bulan Maret dan April," cetusnya. [initial]
Baca Juga:
- Rooney Harus Bertahan di MU Hingga Meninggal
- Batshuayi Membenarkan Akan Pergi ke Manchester United
- Mourinho Berharap Tak Pernah Kembali ke Chelsea
- Mourinho Tak Akan Pernah Mainkan Rooney Jadi Gelandang
- Mourinho: Saya Tak Akan Pernah Jual Rooney
- Cedera Otot, Rooney Absen Kontra Chelsea
- Kembali ke Stamford Bridge, Mourinho Tak Peduli Sambutan Suporter
- Mourinho Yang Tak Pernah Berteman Dengan Abramovich
- Conte: Absen di Eropa Tak Untungkan Chelsea
- Mikel: Mourinho Butuh Tiga Tahun untuk Sukses di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neville Tak Yakin Liverpool Atau City Bisa Juara Liga
Liga Inggris 23 Oktober 2016, 23:29
-
Ini Kelemahan Man City Saat Hadapi Southampton
Liga Inggris 23 Oktober 2016, 22:43
-
Hasil Pertandingan Manchester City vs Southampton: Skor 1-1
Liga Inggris 23 Oktober 2016, 21:09
-
Guardiola Ingin Akhiri Paceklik Kemenangan City
Liga Inggris 23 Oktober 2016, 08:00
-
Benatia: Ini Alasan Guardiola Tak Komunikasi dengan Pemain
Liga Inggris 22 Oktober 2016, 23:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR