Bola.net - - Meraih kejayaan bersama Liverpool tidak membuat Michael Owen setia. Dalam sebuah film dokumenter bertajuk "Make Us Dream", sosok yang dulunya berposisi sebagai penyerang itu menjelaskan dibalik layar kepindahannya ke Real Madrid.
Owen mencatatkan debut penampilan serta golnya di tahun 1997 lalu, tepatnya saat Liverpool menghadapi Wimbledon di Selhurst Park. Dalam laga debut itu juga, ia sukses mencetak gol perdananya bersama The Reds.
Sejak saat itu, orang-orang mulai mengenal Owen sebagai sosok mematikan di depan gawang. Yang lebih spesialnya lagi, ia mulai menunjukkan tajinya itu saat masih berusia sangat belia, yakni 17 tahun.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kesempatan Besar
Delapan tahun membela Liverpool, Owen juga sempat meraih gelar bergengsi untuk satu orang pemain, yakni Ballon d'Or. Godaan dari klub raksasa Spanyol, Real Madrid, untuk meninggalkan The Reds pun datang ke hadapannya.
Sayang, ia hanya bertahan satu musim di Santiago Bernabeu. Walaupun sempat mencatatkan banyak penampilan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia lebih banyak muncul di lapangan sebagai pemain pengganti.
Tidak banyak yang tahu apa alasan utama Owen meninggalkan Liverpool pada saat itu. Dalam film dokumenter tersebut, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya tidak ingin tenggelam dalam penyesalan karena menolak tawaran dari Madrid.
"Saya berpikir sendiri 'bila saya berkata tidak, saya mungkin akan memikirkan itu di sepanjang sisa hidup saya. Saya harus mencobanya," ujar Owen seperti yang dikutip dari Express.
Dihalangi Carragher
Pada film yang sama, Jamie Carragher selaku rekan setim Owen di Liverpool dulu mengaku pernah menghalanginya untuk pergi. Tetapi, ia paham bahwa kesempatan untuk bermain dengan pemain besar lainnya tidak bisa dilepas begitu saja.
"Saya berada di satu ruangan bersama Michael saat ia mengangkat telponnya. Kata pertama saya kepadanya adalah 'saya tidak akan pergi'," tutur Carragher.
"Saya paham, bila saya berada di posisi itu. Anda mungkin ingin bermain dengan beberapa pemaim hebat di dunia, tetapi itu akan menciptakan perpecahan yang mungkin tidak akan bisa disembuhkan," tandasnya.
Setelah dari Madrid, Owen memutuskan untuk kembali ke Inggris guna bermain dengan Newcastle United. Tak lama setelahnya, ia memancing amarah penggemar Liverpool dengan memilih pindah ke rival abadinya, Manchester United.
Saksikan Juga Video Ini
Ketinggalan laga Piala AFF 2018 antara Timnas Indonesia melawan Filipina pada hari Minggu (25/11) kemarin? Simak cuplikannya melalui tautan video yang telah tersedia di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Inggris 27 November 2018, 17:00

-
Marcelino: Ronaldo Juventus Tak Berbeda dengan Ronaldo Real Madrid
Liga Champions 27 November 2018, 16:30
-
3 Pemain Real Madrid yang Tak Masuk Dalam Rencana Solari Saat Ini
Editorial 27 November 2018, 14:13
-
Madrid Terpuruk, Petinggi Roma Terkejut
Liga Champions 27 November 2018, 13:30
-
AS Roma Diminta Bermain sebagai Lelaki Lawan Real Madrid
Liga Champions 27 November 2018, 13:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR