
Bola.net - Chelsea kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-3 dari Brighton dalam lanjutan Premier League 2025/2026. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif yang kini mencapai lima laga beruntun tanpa poin.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena Chelsea gagal mencetak satu gol pun dalam lima pertandingan terakhir liga. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi tim asuhan Liam Rosenior di fase krusial musim.
Rentetan kekalahan tersebut datang dari Newcastle, Everton, Manchester City, Manchester United, dan Brighton. Dalam periode itu, Chelsea kebobolan total 11 gol tanpa balasan.
Kini, Chelsea tertahan di peringkat tujuh dengan 48 poin dan peluang ke Liga Champions semakin menipis. Dengan hanya empat laga tersisa, margin kesalahan hampir tidak ada.
Lini Depan Mandul dalam Momen Krusial

Mandulnya lini serang menjadi faktor paling mencolok dalam keterpurukan Chelsea. Para penyerang gagal memberikan kontribusi ketika tim membutuhkan gol untuk membalikkan keadaan.
Gol terakhir dari lini depan terjadi saat Joao Pedro mencetak hat-trick ke gawang Aston Villa dalam kemenangan 4-1. Setelah laga tersebut, produktivitas tim langsung merosot drastis.
Kondisi ini memperlihatkan ketergantungan besar pada satu pemain di lini depan. Ketika Joao Pedro tidak mencetak gol, Chelsea kesulitan menemukan alternatif.
Minim Kontribusi dari Penyerang Lain

Joao Pedro masih menjadi top skor Chelsea musim ini dengan 14 gol di Premier League. Jarak kontribusinya cukup jauh dibanding pemain lain di skuad.
Pedro Neto berada di posisi kedua dengan lima gol, sementara Estevao baru mencetak dua gol. Alejandro Garnacho dan Liam Delap masing-masing menyumbang satu gol.
Nama-nama seperti Tyrique George, Marc Guiu, dan Jamie Gittens bahkan belum membuka rekening gol di liga. Minimnya kontribusi kolektif membuat beban ofensif tidak seimbang.
Empat Laga Penentu di Depan Mata

Chelsea masih memiliki empat pertandingan tersisa musim ini yang akan sangat menentukan posisi akhir mereka. Lawan yang dihadapi tidak mudah, termasuk Liverpool dan Tottenham.
Selain itu, mereka juga harus menghadapi Nottingham Forest dan Sunderland yang berpotensi memberi kejutan. Tanpa perbaikan signifikan di lini depan, hasil positif sulit diraih.
Rosenior dihadapkan pada tugas berat untuk mengembalikan ketajaman tim dalam waktu singkat. Jika tidak, musim ini berisiko berakhir tanpa pencapaian berarti bagi Chelsea.
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR