Sebelumnya antara kedua manajer ini memang saling terlibat perang komentar di media. Wenger menyebut Mourinho sebagai pelatih yang takut gagal. Setelah itu Mou membalasnya dengan menyebut rivalnya itu sebagai pelatih yang pantas menyandang gelar spesialis kegagalan.
"Saya harap dia segera menelpon dan meminta maaf. Kita semua suka mind games tapi kali ini dia sudah kelewat batas," ungkap Parlour kepada ITV News.
"Kami semua suka Jose sebagai manajer, namun tentu saja ada kode etik antara manajer supaya menghargai satu sama lain."
Fakta bahwa Wenger telah puasa gelar dalam delapan tahun inilah digunakan Mourinho untuk menyerangnya. Trofi terakhir yang diraih manajer asal Prancis bersama Arsenal adalah Piala FA di tahun 2005.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Salah Masih Butuh Adaptasi
Liga Inggris 18 Februari 2014, 22:19
-
Aldridge: Webb Tak Usah Pimpin Laga Liverpool Selamanya
Liga Inggris 18 Februari 2014, 21:39
-
Mata: Mou Ucapkan Semoga Berhasil Kepada Saya
Liga Inggris 18 Februari 2014, 18:54
-
Dihujat Mourinho, Wenger Dibela Parlour
Liga Inggris 18 Februari 2014, 18:30
-
Ingin Bantu Tim, Luiz Tawarkan Diri Jadi Striker
Liga Inggris 18 Februari 2014, 18:24
LATEST UPDATE
-
Arsenal Hampir Tak Terbendung di Liga Champions Musim Ini
Liga Champions 8 April 2026, 10:20
-
Kalah 2-1, Real Madrid Pede Bisa Comeback di Kandang Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
2 Gol Sedekah Real Madrid untuk Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:15
-
2 Kiper Jadi Bintang di Santiago Bernabeu dan Estadio Jose Alvalade
Liga Champions 8 April 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR