Bola.net - - Anggapan legenda Prancis, Youri Djorkaeff, Paul Pogba tampil buruk dikarenakan satu hal yang selalu ia percaya. Bahwasanya tiap pemain yang meraih trofi di ajang Piala Dunia akan mengalami keterpurukan selama satu tahun lamanya.
Pogba menjalani masa-masa buruk selama membela Manchester United musim ini. Sejatinya, kritikan dari berbagai kalangan sudah bermunculan bahkan sejak tahun kemarin, di mana klub berjuluk The Red Devils tersebut berhasil finis sebagai runner-up Premier League.
Performanya sempat meningkat kala Ole Gunnar Solskjaer datang mengisi kursi kepelatihan pasca era Jose Mourinho berakhir. Tapi, penampilannya kembali menurun jelang penutupan kompetisi dan membuat Manchester United finis di peringkat enam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mitos Piala Dunia
Naik turunnya performa gelandang berusia 26 tahun tersebut telah diduga oleh Youri Djorkaeff sebelumnya. Sebab ia percaya bahwa seorang pemain, setelah meraih gelar Piala Dunia, akan mengalami kesulitan selama satu tahun berikutnya.
Sebagai informasi, Pogba merupakan salah satu pemain yang punya kontribusi besar dalam kesuksesan Timnas Prancis di Piala Dunia 2018 lalu. Walaupun sebenarnya catatan penampilannya tidak terlihat menawan, di mana ia hanya mampu mencetak satu gol saja.
Kepada Omnisport, Djorkaeff menjelaskan: "Saat anda menjuarai Piala Dunia, tahun berikutnya biasanya akan sulit bagi semua orang, tidak hanya Pogba saja,".
"Bagi siapapun yang menjadi juara, dampaknya begitu besar sampai anda butuh satu tahun [untuk melewatinya]. Tahun depan, Pogba seharusnya bisa mencapai level yang lebih baik," lanjutnya.
Bicara Soal Real Madrid
Nama Pogba seringkali dikait-kaitkan dengan Real Madrid, terutama setelah dirinya membuat pernyataan akan keinginannya bermain dengan klub raksasa Spanyol tersebut. Jika benar terjadi, maka Pogba bisa bermain dengan sosok legenda Prancis lainnya, Zinedine Zidane.
Zidane sempat membuat publik gempar dengan memutuskan angkat kaki dari Santiago Bernabeu setelah menjuarai Liga Champions. Lewat beberapa bulan, ia memutuskan kembali. Namun tidak diiringi oleh serangkaian hasil apik yang dulunya sering ia raih.
Namun Djorkaeff tidak menganggap kepulangan Zidane ke Real Madrid sebagai hal yang buruk. Malah sebaliknya, ia melihat itu sebagai sebuah pesan bahwasanya Los Merengues akan kembali perkasa pada musim berikutnya.
Penjelasan Djorkaeff
"Jangan lupa bahwa mereka bahwa mereka memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut. Itu baru petama. Saya pikir perubahan utama untuk Zidane adalah dia akan membangun sebuah tim," tambahnya.
"Pertamanya, dia bergabung dengan tim yang luar biasa, dengan pemain-pemain hebat. Dia akan membangun tim sekarang dan saya berharap itu akan memulai siklus yang baru," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ivan Kolev Mengibaratkan Persija seperti Real Madrid
Bola Indonesia 14 Mei 2019, 21:34
-
Kiper Ini Tanpa Ragu Sebut Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik di Dunia
Liga Champions 14 Mei 2019, 20:54
-
Tiga Pemain Real Madrid Jadi Incaran PSG, Siapa Saja?
Liga Spanyol 14 Mei 2019, 20:20
-
Real Madrid Tawarkan Rp 2,2 Triliun untuk Transfer Paul Pogba
Liga Spanyol 14 Mei 2019, 14:35
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR