Bola.net - - Manchester United baru saja dipermalukan empat gol tanpa balas saat melawat ke markas Everton pada laga lanjutan Premier League 2018/19, Minggu (21/4) malam WIB. Kekalahan tersebut merupakan pukulan besar bagi MU yang tengah berusaha mengejar empat besar klasemen akhir.
Skuat MU lagi-lagi menunjukkan masalah mentalitas yang sama. Mereka seperti bermain tanpa gairah, khususnya setelah lawan mencetak gol lebih awal. Aura MU kembali seperti MU di awal musim ini.
Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer mengakui kekurangan itu, dan dia berharap para pemain MU bisa menjawab tantangan tersebut. Mereka wajib bermain bukan hanya untuk diri mereka sendiri, melainkan demi fans MU yang selalu setia.
Permainan buruk skuat MU ini bisa saja membuat posisi Solskjaer kesulitan. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tanggung Jawab Pemain
Solskjaer meminta pemainnya bertanggung jawab penuh atas penampilan buruk mereka. Sebab itu, Keown percaya penampilan MU memang begitu buruk. Mereka bermain sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang jelas.
"Ini adalah soal permintaannya [Solskjaer] pada para pemain untuk mengontrol karier mereka sendiri dan situasi mereka saat ini," tutur Keown dikutip dari Express.
"Saya tidak melihat hal itu hari ini. Saya tidak melihat pemimpin. Saya tidak melihat lini tengah yang ingin mendapatkan bola dari barisan bek mereka."
"Saya tidak melihat lini tengah yang berusaha menutup serangan lawan. Saya tidak melihat taktik," sambungnya.
Pekerjaan Solskjaer
Sebab itu, posisi Solskjaer bisa saja terancam lagi karena ulah para pemain sendiri. Jose Mourinho merupakan korban teranyar sikap negatif pemain MU, dan bisa saja Solskjaer menghadapi hal yang sama jika tidak melakukan perombakan besar-besaran.
"Setiap pemain bersama-sama, tentu saja, tetapi para pemain inilah yang membuat banyak pelatih kehilangan pekerjaan mereka. Mereka tidak akan melakukan itu pada pelatih yang sekarang."
"Mereka terkadang tampak pasif-agresif, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar memberikan kemampuan maksimal mereka," tutupnya.
Baca Juga:
- Sejak 1981, MU Tak Pernah Kalah Pada 5 Laga Tandang Beruntun
- Coutinho Jelaskan Alasan Penting di Balik Selebrasi Kontroversialnya
- Statistik: Tendangan 'LDR' jadi Titik Lemah David De Gea
- Usai Dibantai Everton, Man United Tunjuk Direktur Teknik Baru, Siapa Dia?
- Hasil Lengkap, Klasemen dan Top Skor Pekan ke-35 Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bertahan, Paul Pogba Bisa Jadi Legenda di MU
Liga Inggris 22 April 2019, 22:00
-
Dipermak Everton, Gary Neville Pertanyakan Komitmen Pemain MU
Liga Inggris 22 April 2019, 21:40
-
Tidak Laku di Pasaran, Real Madrid Siap Pinjamkan Gareth Bale
Liga Inggris 22 April 2019, 20:40
-
Masih Rewel Soal Kontrak, MU Diminta Tendang De Gea dan Pogba
Liga Inggris 22 April 2019, 20:00
-
Bukan MU, Coutinho Beri Kode Gabung PSG?
Liga Spanyol 22 April 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR