
Bola.net - Bintang Chelsea, Romelu Lukaku dengan jujur mengakui bahwa ia membenci predikat poacher alias striker oportunis yang sudah telanjur menempel padanya.
Saat ini, Lukaku dikenal sebagai salah satu pemain nomor 9 paling berbahaya di dunia. Catatan 255 gol di level klub dan 67 gol di kancah sepak bola internasional menjadi buktinya.
Musim 2021/22 ini, Lukaku memutuskan kembali ke klub lamanya, Chelsea. Lukaku pun langsung menyihir Premier League dengan ketajamannya. Sejauh ini ia sudah mencetak tiga gol dari enam laga di Premier League musim ini.
Pengakuan Romelu Lukaku
Dalam wawancara dengan UEFA baru-baru ini, Lukaku pun menyebut bahwa kekuatan terbesarnya sebagai pemain bukan hanya sebagai pencetak gol. Bahkan, ia membenci predikat poacher.
“Bentuk tubuh saya – saya cukup besar – semua orang berpikir saya semacam target man: hanya memegang bola dan menjadi pemburu gol. Tapi saya tidak pernah bermain seperti itu dan saya membencinya," ujar Lukaku.
“Kekuatan terbesar saya adalah saya berbahaya ketika menghadap ke gawang, karena saat itulah saya jarang membuat pilihan yang salah," tambah pemain 28 tahun itu.
Penjelasan Romelu Lukaku
Lebih lanjut, Lukaku pun mencoba menjelaskan maksud dari pernyataan bahwa dirinya menjadi pemain berbahaya ketika sudah menghadap ke gawang lawan.
“Setelah saya mengoper bola, saya tahu di mana saya harus memposisikan diri di dalam kotak. Saya bisa melakukan sedikit segalanya dan di beberapa pertandingan ketika saya tahu ada banyak ruang di belakang pertahanan, saya bermain secara berbeda," tutur Lukaku.
“Alasan saya sangat produktif [di depan gawang] adalah karena saya bisa melakukan sedikit dari segalanya.” tandasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi Real Madrid, Chelsea Juga Kejar Christopher Nkunku
Liga Inggris 5 Oktober 2021, 16:40
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR