
Bola.net - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel membeberkan alasan mengapa ia tidak memainkan Kai Havertz melawan Southampton. Ia menyebut sang playmaker sedang kurang oke performanya sehingga ia mencadangkannya.
Kemarin malam, Chelsea berhadapan dengan Southampton. Meski sempat mengalami kesulitan, Chelsea berhasil menang dengan skor 3-1 di laga itu.
Di laga itu, Tuchel sama sekali tidak memainkan Kai Havertz. Sang playmaker duduk di bangku cadangan dari awal laga hingga akhir.
Ketika ditanya mengapa ia tidak memaikan Havertz, begini jawaban sang manajer. "Kami selalu mencoba untuk mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain kami," buka Tuchel kepada laman resmi Chelsea.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Performa Kurang Oke
Tuchel menyebut bahwa performa Havertz sedang kurang oke. Sehingga ia menilai lebih baik ia duduk di bangku cadangan terlebih dahulu.
"Kami ingin para pemain kami untuk berada di performa terbaik mereka. Namun setelah mencoba berulang kali, saya harus mengakui bahwa Kai dan Hakim [Ziyech] tidak berada di kondisi terbaik mereka,"
"Ini mungkin bukan kesalahan mereka sepenuhnya, namun performa mereka kini menurun di saat-saat yang menentukan,"
Terus Dorong
Tuchel menegaskan bahwa ia belum kehabisan kesabaran pada Havertz. Ia akan berjuang sekuat tenaga untuk membuat sang pemain kembali ke performa terbaiknya.
"Saat ini kami berada di momen-momen yang krusial, namun mereka berdua sepertinya kehilangan kepercayaan diri entah kenapa,"
"Namun kami tidak akan berhenti untuk mendorong mereka. Tidak ada yang marah dengan keputusan yang saya ambil, karena kami harus memenangkan pertandingan dan keputusan ini diambil agar kami bisa menang," ujarnya.
Naik Peringkat
Kemenangan atas Southampton ini membuat posisi Chelsea di klasemen EPL meningkat.
The Blues kini berada di peringakt pertama klasemen sementara EPL dengan raihan 16 poin dari tujuh pertandingan.
(Chelsea FC)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Terus Monitor Situasi Werner di Chelsea
Bundesliga 3 Oktober 2021, 23:40
-
Ruben Loftus-Cheek vs Southampton: Menakutkan dan Berbahaya
Liga Inggris 3 Oktober 2021, 16:32
-
Gol Timo Werner Dianulir, Thomas Tuchel Marah
Liga Inggris 3 Oktober 2021, 16:09
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR