
Bola.net - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer membuat sebuah pengakuan baru-baru ini. Ia mengakui bahwa timnya sangat rentan saat terkena serangan balik.
Di musim 2021/22, Manchester United menunjukkan performa yang naik turun. Namun United saat ini lebih sering menguasai bola dan menggempur pertahanan lawan.
Namun sayang, MU kerap mengalami kelengahan. Alhasil mereka kerap keteteran saat serangan balik dan gawang mereka kerap kebobolan dari skenario itu.
Solskjaer mengakui bahwa timnya memang rentan terkena serangan balik. "Ya, itu memang tantangan bagi kami dan sekarang kami sering menghadapi situasi itu," ujar Solskjaer yang dikutip Manchester Evening News.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Perbaiki Performa
Solskjaer mengakui bahwa timnya kerap lengah saat terkena serangan balik.
Ia berharap timnya bisa lekas memperbaiki kekurangan mereka tersebut agar bisa lebih konsisten di masa depan.
"Kami harus memperbaiki aspek ini. Kami ingin berada di posisi di mana tim lawan menaruh rasa hormat kepada kami. Jadi kami harus melakukan banyak hal dengan benar,"
Terlalu Cepat
Solskjaer juga menyebut ada satu hal yang membuat timnya rentan terkena serangan balik.
Ia menyebut MU terlalu cepat dalam mengalirkan bola sehingga permainan mereka tidak efektif dan rentan terkena serangan balik.
"Aliran bola kami terkadang terlalu cepat. Di pertandingan melawan Aston Villa, kami hanya bermain dengan baik selama 45 menit dan itu catatan terburuk yang pernah saya lihat dari tim ini," ujarnya.
Laga Berikutnya
Manchester United akjan beraksi lagi di Old Trafford pada akhir pekan nanti.
Mereka akan menjamu Everton di pertandingan pekan ketujuh EPL.
(Manchster Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Main di Hari Sabtu, Solskjaer Mencak-mencak
Liga Inggris 1 Oktober 2021, 21:15
-
Pengakuan Solskjaer: MU Lemah Kena Serangan Balik
Liga Inggris 1 Oktober 2021, 21:04
-
Donny van de Beek Kedapatan Ngambek, Begini Kata Solskjaer
Liga Inggris 1 Oktober 2021, 20:43
-
Kehilangan Ronaldo, Apa yang Kini Dilakukan Juventus?
Liga Italia 1 Oktober 2021, 18:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR