Penjelasan Drama 2 Momen VAR di Laga MU Lawan Fulham: Apakah Keputusan Wasit Sudah Tepat?

Penjelasan Drama 2 Momen VAR di Laga MU Lawan Fulham: Apakah Keputusan Wasit Sudah Tepat?
Para pemain menunggu keputusan VAR dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United melawan Fulham di Manchester, Inggris, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United harus melewati malam penuh ketegangan saat menjamu Fulham pada pekan ke-24 Premier League, Minggu (1/2) malam WIB. Laga di Old Trafford berjalan panas, sarat kontroversi, dan ditentukan hingga detik-detik akhir.

Setan Merah akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Casemiro membuka keunggulan pada menit ke-19, Matheus Cunha menggandakan skor di menit ke-56, sebelum Benjamin Sesko memastikan kemenangan lewat gol pada menit 90+5.

Fulham sempat memberi perlawanan sengit. Penalti Raul Jimenez pada menit ke-85 dan gol Kevin di menit 90+1 membuat laga kembali hidup dan memicu ketegangan di Theatre of Dreams.

Di balik drama gol, dua momen VAR menjadi sorotan utama. Keputusan-keputusan krusial tersebut tak hanya memengaruhi jalannya pertandingan, tetapi juga memicu perdebatan soal konsistensi dan ritme permainan di Premier League.

1 dari 3 halaman

Penalti yang Berubah Jadi Gol Pembuka MU

Selebrasi Casemiro usai mencetak gol dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Selebrasi Casemiro usai mencetak gol dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester United sempat mengira mereka mendapat hadiah penalti pada 20 menit awal laga. Wasit John Brooks menunjuk titik putih setelah Matheus Cunha terjatuh akibat tekel Jorge Cuenca di dalam kotak penalti.

Namun, tayangan ulang memperlihatkan Cuenca lebih dulu menyentuh bola sebelum kontak dengan Cunha. Protes keras pemain Fulham membuat VAR turun tangan dan melakukan peninjauan cepat terhadap insiden tersebut.

Keputusan pun berubah. Wasit menyatakan tidak ada pelanggaran di dalam kotak penalti, tetapi tetap menghukum Cuenca karena tarikan baju yang terjadi di luar kotak penalti. Keputusan akhir diumumkan langsung di stadion.

“Setelah ditinjau, pemain Fulham nomor 15 melakukan pelanggaran menahan di luar area penalti. Keputusan akhir adalah tendangan bebas untuk Manchester United.”

Ironisnya bagi Fulham, keputusan itu justru berujung petaka. Bruno Fernandes mengirimkan umpan silang dari tendangan bebas, dan Casemiro menyambutnya dengan sundulan keras untuk membawa MU unggul 1-0.

2 dari 3 halaman

Offside Tipis yang Mematikan Momentum Fulham

Harry Maguire dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Harry Maguire dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Drama VAR belum berhenti. Teknologi offside semi-otomatis kembali menjadi pusat perhatian, terutama karena proses peninjauan yang memakan waktu lama dan mengganggu ritme pertandingan.

Fulham sempat bersorak ketika bola masuk ke gawang MU melalui situasi bola mati pada menit ke-69. Harapan untuk bangkit kembali muncul, terlebih momentum permainan saat itu mulai berpihak kepada tim tamu.

Namun, proses peninjauan VAR berlangsung lebih dari empat menit. Ketegangan terasa di seluruh stadion, baik di bangku pemain maupun di tribun penonton Old Trafford.

Keputusan akhirnya memupus harapan Fulham. VAR menyatakan Samuel Chukwueze berada dalam posisi offside tipis saat proses terjadinya gol. Gol dianulir, momentum Fulham terhenti, dan pertandingan kembali berlanjut dengan keunggulan MU.

Sumber: Mirror


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL