Man of the Match Parma vs Juventus: Gleison Bremer

Man of the Match Parma vs Juventus: Gleison Bremer
Pemain Juventus, Bremer (atas, kedua dari kanan), mencetak gol pembuka dalam laga Serie A antara Parma melawan Juventus, Minggu (1/2/2026) (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Bola.net - Juventus mengirim pesan tegas dari Ennio Tardini. Pada pekan ke-23 Serie A 2025/2026, Bianconeri tampil tanpa kompromi dan menundukkan Parma dengan skor meyakinkan 4-1, Senin (2/2) dini hari WIB.

Kemenangan tandang ini terasa spesial karena datang dari kontribusi pemain bertahan. Gleison Bremer tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dan menjadi figur sentral di balik dominasi Juventus sepanjang laga.

Empat gol Juventus dicetak oleh Bremer (dua gol), Weston McKennie, dan Jonathan David. Sementara itu, Parma hanya mampu membalas melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso.

Tambahan tiga poin ini membawa Juventus naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Di sisi lain, Parma masih terjebak di papan bawah, tepatnya posisi ke-16 dengan raihan 23 poin.

1 dari 2 halaman

Gleison Bremer, Bek yang Menentukan Arah Laga

Pemain Juventus, Bremer (tengah), merayakan gol pembuka yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A antara Parma melawan Juventus, Minggu (1/2/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Pemain Juventus, Bremer (tengah), merayakan gol pembuka yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A antara Parma melawan Juventus, Minggu (1/2/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Kebuntuan Juventus pecah lewat skema bola mati. Sepak pojok Francisco Conceicao mengarah tepat ke Bremer, yang menyundul bola dengan keras ke sudut bawah gawang dari jarak sekitar tujuh yard tanpa mampu dihalau kiper Parma.

Parma sempat mencoba bangkit, tetapi Juventus kembali memukul lewat situasi yang kacau di depan gawang. Tendangan bebas diambil terlalu pendek, percobaan Weston McKennie membentur mistar, sundulan Jonathan David mengarah ke gawang, dan Bremer memastikan bola terakhir menyentuh kakinya untuk gol kedua.

Dua gol tersebut menegaskan peran vital Bremer. Ia bukan hanya bek tengah yang tangguh, tetapi juga senjata mematikan dalam situasi bola mati. Keunggulan duel udara, kekuatan fisik, dan penempatan posisi menjadi pembeda di laga ini.

Kontribusi Bremer tak berhenti di lini serang. Meski Juventus gagal mencatatkan clean sheet, Bremer tetap solid dalam bertahan. FotMob memberinya rating 8,8 dan menobatkannya sebagai Man of the Match, sebuah pengakuan atas performa komplet sang bek tengah.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL