
Bola.net - Arsenal sepertinya belum lepas dari kebiasaan buruk mereka dalam pertandingan. The Gunners bisa mencetak gol untuk unggul lebih dahulu, hanya untuk kalah karena lengah kemudian.
Penyakit ini kembali muncul ketika pasukan Mikel Arteta menyambangi Tottenham Hotspur, Minggu (12/7/2020) malam WIB kemarin. Alexandre Lacazette memecah kebuntuan di menit ke-16, tapi setelahnya Son Heung-Min dan Toby Alderweireld membawa tim tuan rumah menang.
Masalah Arsenal yang satu ini sebenarnya sudah lama mengganggu dan belum terselesaikan. Unai Emery gagal memperbaikinya, dan sekarang Arteta yang harus membersihkan sisanya.
Apa kata Arteta tentang kebiasaan buruk Arsenal ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Ada banyak faktor
Musim ini Arsenal termasuk salah satu tim yang paling sering kehilangan poin dari posisi unggul dalam pertandingan. Kebiasaan ini jelas merugikan, khususnya jika mereka benar-benar ingin bersaing menembus zona Eropa.
21 - Arsenal have dropped 21 points from winning positions in the Premier League this season; only West Ham (24) have lost more. Erosion. #ARSTOT pic.twitter.com/M59BRXUxTu
— OptaJoe (@OptaJoe) July 12, 2020
Arteta tahu masalah ini harus segera diperbaiki, tapi menyembuhkannya tidak mudah. Dia tahu ada banyak faktor penyebab kesulitan tim.
"Ada beberapa hal sejak saya tiba yang membuat kami kehilangan pertandingan. Saya tidak bisa hanya menyorot salah satunya, tapi beberapa yang Anda [media] sebut jelas terlibat," buka Arteta di laman resmi Arsenal.
"Beberapa karena kesalahan, beberapa karena manajemen pertandingan, beberapa dari situasi bola mati, beberapa dari kesalahan individu."
Gol di menit akhir
Selain sering membuang poin dari posisi unggul, salah satu kebiasaan buruk Arenal lainnya adalah kebobolan di 10 menit akhir. Biasanya kebobolan ini terjadi karena kesalahan para pemain, yang kini diakui Arteta.
"Terkadang kesalahan disebabkan oleh kelelahan. Kami memang membuat sejumlah kesalahan, tapi ada beberapa momen di mana bukan hanya kesalahan yang berpengaruh," sambung Arteta.
"Ada pula soal memperhatikan tendangan sudut jarak dekat, atau gagal menjaga lawan dalam skema tendangan sudut, atau membuat blunder individu karena lawan yang tampil apik."
"Segala hal itu menekan Anda pada 10 sampai 15 menit akhir dan Anda harus kesulitan, dan terkadang Anda membuat kesalahan," pungkasnya.
Sumber: Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini yang Salah Dengan Lini Belakang Arsenal di Laga Lawan Tottenham
Liga Inggris 13 Juli 2020, 21:10
-
Tragis! Adik Kandung Serge Aurier Tewas Ditembak di Prancis
Bolatainment 13 Juli 2020, 20:14
-
Fans Arsenal Mengamuk Ketika Son Heung-Min Cetak Gol di Derby London
Bolatainment 13 Juli 2020, 19:50
-
Tottenham Menangi Derby London Utara
Galeri 13 Juli 2020, 14:00
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR