
Bola.net - Legenda Manchester United, Ryan Giggs mengomentari penyebab mantan klubnya terpuruk dalam tujuh tahun terakhir. Ia menilai Setan Merah terlalu cepat memecat pelatih sehingga proses pembangunan tim mereka tidak berjalan dengan maksimal.
Tahun 2013 merupakan tahun yang membahagiakan sekaligus menyedihkan bagi Manchester United. Di satu sisi, mereka berhasil mengamankan gelar Premier League mereka ke-20, namun di lain pihak mereka harus berpisah dengan manajer legendaris mereka, Sir Alex Ferguson yang memutuskan pensiun.
Sejak saat itu, Manchester United mempekerjakan beberapa manajer top seperti David Moyes, Louis van Gaal dan Jose Mourinho. Namun nama-nama tersebut masih gagal membawa MU meraih gelar juara EPL sekali lagi.
Giggs menilai MU kesulitan untuk bangkit karena mereka terlalu cepat memecat pelatih mereka. "David Moyes dipecat kurang dari satu musim, dan perekrutan klub ini menjadi kacau balau," beber Giggs kepada Sky Sports.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Campur-Campur
Giggs menilai bahwa MU tidak bisa kompetitif karena mereka skuat mereka tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan manajer mereka. Jadi ia menilai wajar jika para manajer top itu gagal di MU.
"Di dalam tim mereka saat ini ada pemainnya Sir Alex, ada pemainnya Moyes, lalu datang van Gaal dengan filosofi dan pemain yang berbeda, lalu ada juga Mourinho yang punya keinginannya sendiri."
"Jadi ada percampuran di dalam tim ini, namun apakah mereka pemain United? Untuk menyingkirkan pemain-pemain yang tidak dibutuhkan butuh waktu yang lama, sehingga pemilik klub harus menjaga kestabilan di dalam tim ini."
Contoh Liverpool
Giggs menilai United bisa meniru teknik perekrutan sang rival, Liverpool. Ia menilai Jurgen Klopp diberikan waktu yang cukup untuk membangun timnya sembari mendepak pemain-pemain yang tidak berguna.
"Contoh yang bisa mereka lihat adalah Klopp berada di Liverpool selama lima musim. Setiap tahun ia memperkuat timnya."
"Namun dia butuh waktu untuk menyingkirkan pemain-pemain yang ia tidak sukai. Jadi masalahnya bukan hanya untuk mendatangkan pemain." ujarnya.
Bersih-Bersih
Manajer baru Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sejak tahun lalu sudah mulai bersih-bersih tim mereka.
Beberapa nama seperti Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Marouane Fellaini dan Chris Smalling yang didepak sang manajer.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Permanenkan Alexis Sanchez, MU Dapat Milan Skriniar?
Liga Inggris 3 Agustus 2020, 21:00
-
Mau Jadi Juara, MU Diminta Ikuti Strategi Transfer Man City
Liga Inggris 3 Agustus 2020, 20:40
-
Inter Milan Daftarkan Alexis Sanchez ke Skuat Liga Europa, Jadi Dibeli Permanen?
Liga Italia 3 Agustus 2020, 20:20
-
Jorge Mendes Coba Bawa James Rodriguez ke Manchester United
Liga Inggris 3 Agustus 2020, 20:00
-
Penyebab Keterpurukan MU Tujuh Tahun Terakhir: Terlalu Cepat Pecat Pelatih
Liga Inggris 3 Agustus 2020, 19:40
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR