
Bola.net - Pelatih Pep Guardiola melontarkan kritik keras terhadap sejumlah suporter yang mencemooh penghentian sementara pertandingan saat Manchester City menghadapi Leeds United di Elland Road.
Insiden itu terjadi pada menit ke-13 dalam kemenangan 1-0 City di markas Leeds, ketika laga dihentikan sejenak untuk memberi kesempatan kepada pemain Muslim membatalkan puasa Ramadan seiring terbenamnya matahari.
Saat para pemain berjalan ke tepi lapangan untuk minum dan mengonsumsi asupan ringan, terdengar sorakan dari sebagian kecil pendukung tuan rumah.
Di layar besar stadion sebenarnya sudah ditampilkan penjelasan bahwa pertandingan dihentikan sementara karena berlangsung di bulan suci Ramadan, sehingga pemain yang berpuasa diberi waktu singkat untuk berbuka.
Jeda tersebut bukan keputusan mendadak. Kedua kapten tim telah menyepakati waktu penghentian sebelum laga dimulai, sesuai dengan protokol resmi Premier League.
Kekecewaan Guardiola

Guardiola pun tak menutupi kekecewaannya.
“Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia hari ini. Kita harus menghormati agama dan keberagaman, itu intinya,” ujar Guardiola seusai pertandingan.
Ia menegaskan bahwa liga telah memberikan ruang satu hingga dua menit agar pemain yang berpuasa bisa membatalkan puasa mereka. Menurutnya, tidak ada alasan untuk mempermasalahkan hal tersebut.
Guardiola juga menyebut dua pemainnya, Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri, belum makan sepanjang hari sebelum pertandingan. “Kami hanya mengambil sedikit vitamin. Tidak lebih dari itu. Pertanyaannya, apakah mereka boleh melakukannya atau tidak? Apa masalahnya?” tegasnya.
Protokol Resmi Sejak 2021
Organisasi anti-diskriminasi sepak bola Inggris, Kick It Out, turut angkat suara. Mereka menyayangkan reaksi sebagian suporter yang mencemooh momen berbuka puasa tersebut.
Dalam pernyataannya, Kick It Out menegaskan bahwa penghentian sementara pertandingan untuk pemain Muslim telah menjadi protokol resmi sejak 2021.
Langkah ini dianggap sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan sepak bola yang inklusif dan ramah bagi komunitas Muslim.
“Reaksi malam ini menunjukkan bahwa sepak bola masih memiliki jalan panjang dalam hal edukasi dan penerimaan,” bunyi pernyataan tersebut.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Man City atas Leeds: Persaingan Menuju Juara Semakin Panas
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas West Ham: The Reds Jaga Asa Finis 4 Besar
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00























KOMENTAR