
Bola.net - Pep Guardiola angkat bicara setelah Manchester City melewati pekan yang mengecewakan. Dua kekalahan beruntun mengubah suasana di sekitar Etihad Stadium, meski sebelumnya City tampil meyakinkan.
City datang ke derby Manchester dengan kepercayaan diri tinggi. Namun kekalahan telak di Old Trafford, disusul hasil buruk di Liga Champions, membuat momentum mereka terhenti.
Meski demikian, Guardiola menegaskan dirinya tetap tenang. Ia mengaku memahami sepenuhnya alasan di balik penurunan performa tim dan yakin masih ada waktu untuk memperbaiki keadaan.
Hasil Kontras dan Masalah Konsistensi

Sebelum pekan buruk tersebut, City sempat menunjukkan tanda kebangkitan. Mereka bermain imbang melawan Chelsea dan Everton, lalu tampil dominan dengan kemenangan 10-1 atas Exeter City di Piala FA.
City juga tampil solid saat mengalahkan Newcastle United 2-0 pada leg pertama semifinal Piala Liga. Rangkaian hasil itu sempat memberi kesan bahwa performa mereka kembali ke jalur positif.
Namun situasi berubah drastis setelah kekalahan 2-0 dari Manchester United di Liga Inggris. Kekalahan 3-1 dari Bodo/Glimt di Liga Champions semakin memperjelas masalah yang dihadapi tim.
City tampil tanpa sejumlah pemain penting dalam laga di Norwegia. Guardiola menyinggung kondisi tersebut dan menyebut timnya tampil terlalu rapuh dalam kekalahan terbaru.
“Kami datang di beberapa sektor tanpa pemain-pemain penting yang memberi konsistensi kepada tim, dan mereka sedikit lebih rapuh dibanding musim lalu pada periode tertentu, tetapi bagaimana mereka berjuang dengan 10 lawan 11 dan banyak pemain yang melangkah maju," ujar Pep.
"Kami harus mengubah dinamika dengan cepat sebelum laga berikutnya melawan Wolves dan kemudian pertandingan terakhir melawan Galatasaray. Kami berharap para pemain bisa kembali sedikit demi sedikit.”
Guardiola Yakin Solusi Ada dan Butuh Waktu

Meski tertinggal tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris, City masih bertahan di Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions. Situasi itu membuat Guardiola menekankan pentingnya bersikap tenang.
Dalam pernyataan yang cukup tertutup, Guardiola mengaku memahami sepenuhnya penyebab kesulitan timnya. Ia juga menegaskan bahwa solusi atas masalah tersebut sudah diketahui oleh dirinya dan para pemain.
“Saya tahu alasan kami sedang kesulitan sekarang, seratus persen saya tahu apa yang terjadi dengan tim ini. Jadi mari beri sedikit waktu. Apakah itu akan cukup? Saya tidak tahu. Kerapuhan ini, saya tahu bagaimana cara menyelesaikannya dan para pemain juga tahu.”
Guardiola menambahkan bahwa masalah tersebut tidak berkaitan dengan satu individu saja. Menurutnya, perubahan dinamika dan kemenangan di laga-laga berikutnya menjadi kunci untuk memperbaiki situasi.
“Kerapuhan bukan hanya soal satu pemain. Saya tahu solusinya agar kami tidak rapuh. Kami harus mengubah dinamika dan memenangkan pertandingan besok dan Rabu depan.”
Tantangan Arsenal dan Standar Tinggi City
Selama era Guardiola, Manchester City telah meraih banyak trofi, termasuk Liga Champions dan empat gelar Liga Inggris beruntun. Standar tinggi itu, menurut Guardiola, membuat timnya selalu dinilai lebih keras.
Dalam dua dari tiga musim terakhir, City bersaing ketat dengan Arsenal dalam perebutan gelar liga. Musim ini, Arsenal dinilai berada dalam posisi kuat untuk mengakhiri penantian panjang mereka.
Guardiola pun mengakui kualitas rivalnya tersebut. Meski begitu, ia berharap City tetap mampu mendekati level Arsenal dan menjaga persaingan hingga akhir.
“Arsenal adalah tim terbaik di dunia saat ini. Mudah-mudahan kami bisa mendekat, menjadi lebih baik dan memberi diri kami satu peluang untuk mengejar mereka.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Wolves - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 24 Januari 2026, 15:00
-
Man City vs Wolves: Menanti Debut Marc Guehi, Obat Pusing Guardiola
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:02
-
Pep Guardiola Ungkap Akar Masalah Manchester City Usai Pekan Buruk
Liga Inggris 24 Januari 2026, 10:58
LATEST UPDATE
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR