Pep Guardiola Ungkap Pesan Menyentuh Sir Alex Ferguson Setelah Putuskan Tinggalkan Manchester City

Pep Guardiola Ungkap Pesan Menyentuh Sir Alex Ferguson Setelah Putuskan Tinggalkan Manchester City
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola merayakan kemenangan timnya di final Carabao Cup, 23 Maret 2026 lalu melawan Arsenal. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Pep Guardiola mengungkap isi pesan menyentuh yang diterimanya dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson, setelah mengumumkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Pesan tersebut datang tidak lama setelah Guardiola memastikan dirinya akan mengakhiri era panjangnya di Etihad Stadium.

Pelatih asal Catalunya itu akan menutup perjalanan satu dekade bersama Manchester City. Selama periode tersebut, Guardiola membawa klub meraih lebih dari 20 trofi besar dan menjadikan City sebagai salah satu kekuatan dominan di sepak bola Eropa.

Di tengah rivalitas panjang antara Manchester City dan Manchester United, ucapan dari Ferguson menjadi salah satu momen paling berkesan bagi Guardiola. Ia mengaku sangat bahagia menerima pesan langsung dari sosok yang dianggapnya sebagai salah satu pelatih terbesar dalam sejarah Premier League.

1 dari 3 halaman

Guardiola Tersentuh Pesan Sir Alex Ferguson

Guardiola berbicara mengenai pesan tersebut menjelang laga kandang terakhirnya melawan Aston Villa. Ia menyebut ucapan dari Ferguson sebagai salah satu pujian terbesar yang pernah diterimanya.

"Salah satu pujian terbesar yang saya dapat adalah saya menerima pesan dari Sir Alex Ferguson kemarin dan itu membuat saya sangat bahagia," kata Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona itu menjelaskan bahwa Ferguson secara khusus mengucapkan selamat atas perjalanan dan pencapaian Manchester City selama berada di bawah kepemimpinannya.

"Ia mengucapkan selamat kepada saya atas perjalanan dan apa yang kami capai. Itu sangat berarti bagi saya," lanjut Guardiola.

Hubungan saling menghormati di antara keduanya tetap terjaga meski pernah berada di sisi rival yang berbeda. Guardiola bahkan beberapa kali menyebut Ferguson sebagai standar utama untuk umur panjang dan kesuksesan di Premier League.

2 dari 3 halaman

Guardiola Kenang Pengaruh Ferguson dan Cruyff

Guardiola kemudian membandingkan Ferguson dengan mentor besarnya, Johan Cruyff. Ia mengaku senang Ferguson masih bisa menyaksikan perkembangan Manchester City hingga menjadi salah satu tim terbaik di Eropa.

"Bukan untuk merendah, tetapi dia adalah yang terbaik di negara ini," ujar Guardiola.

"Saya sangat bahagia. Saya sangat merindukan Johan Cruyff. Saya senang Sir Alex, yang terbaik, bisa melihatnya."

Guardiola juga sempat menyinggung julukan "noisy neighbours" yang dulu pernah digunakan Ferguson untuk Manchester City ketika rival sekotanya itu mulai berkembang menjadi penantang serius Manchester United.

"Saya cukup yakin Sir Alex sekarang tidak akan memanggil kami noisy neighbours lagi. Kami adalah tetangga, dan saya sangat senang dia ada di sana untuk menyaksikan kami," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Guardiola Akui Sulit Memahami Dialek Ferguson

Dalam suasana yang lebih santai, Guardiola mengungkap bahwa pesan dari Ferguson dikirim lewat voicemail. Meski hubungan keduanya cukup dekat, Guardiola mengaku tetap perlu sedikit usaha untuk memahami isi pesannya.

Ia bercanda bahwa sebagian ucapan Ferguson membutuhkan "terjemahan" karena dialek khas Skotlandia milik mantan pelatih Manchester United tersebut.

Guardiola sendiri pernah beberapa kali berhadapan langsung dengan Ferguson di laga besar. Saat masih menangani Barcelona, ia membawa timnya mengalahkan Manchester United dalam dua final Liga Champions.

Kini, Guardiola bersiap menjalani laga-laga terakhirnya bersama Manchester City sebelum resmi mengakhiri era suksesnya di Etihad Stadium pada akhir musim ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL