Bola.net - Samir Nasri buka suara perbandingan antara manajernya saat ini, Manuel Pellegrini, dengan dua sosok pelatih lain yang dulu pernah menanganinya, Roberto Mancini dan Arsene Wenger.
Secara terbuka, pemain asal Prancis ini mengungkapkan bahwa dirinya lebih bahagia saat ini di bawah asuhan Pellegrini ketimbang tahun lalu, saat Mancini masih berkuasa di Manchester City.
"Saya cukup bahagia di Manchester City. Berbanding terbalik dengan musim lalu yang sama sekali tidak menyenangkan," ungkap Nasri kepada reporter.
"Saat ini meskipun mengawali laga di bangku cadangan, tapi saya selalu menjadi pemain pertama yang dimasukkan. Pellegrini menemui saya di hari pertamanya bertugas dan menyatakan kepercayaannya pada saya."
Pendekatan tersebut diakui oleh pemain 26 tahun tersebut lebih berkesan ketimbang Mancini. Nasri juga menyebut bahwa metode yang digunakan Wenger di Arsenal masih lebih baik ketimbang pria asal Italia tersebut.
"Mancini membeli saya, kemudian memasang saya sebagai starter tapi menarik saya keluar di tengah pertandingan. Saya memiliki masalah dengannya."
"Metode yang ia gunakan jauh berbeda dengan Wenger. Mancini adalah manajer bergaya Italia yang tidak mencoba untuk akrab dengan pemain. Di sesi latihan dia tidak akan mengucapkan halo terlebih dahulu dan langsung memberi perintah kepada pemain," beber Nasri lagi.
Lebih lanjut, eks pemain Marseille ini juga menyebut bahwa sejumlah pernyataan yang dilontarkan oleh Mancini musim lalu telah kelewatan dan menyakiti perasaannya.
"Mancini ingin menyinggung saya dengan mengatakan bahwa saya hanya berlatih sebanyak 50 persen kemampuan. Kata-kata tersebut berhasil memang, saya bermain luar biasa di tiga pertandingan terakhir musim lalu."
Nasri bergabung dengan The Citizens dengan banderol 25 juta Pounds dari The Gunners. Selama dua musim bermukim di Etihad, ia telah mengoleksi 12 gol dari 84 pertandingan di segala ajang. [initial] (tds/mri)
Secara terbuka, pemain asal Prancis ini mengungkapkan bahwa dirinya lebih bahagia saat ini di bawah asuhan Pellegrini ketimbang tahun lalu, saat Mancini masih berkuasa di Manchester City.
"Saya cukup bahagia di Manchester City. Berbanding terbalik dengan musim lalu yang sama sekali tidak menyenangkan," ungkap Nasri kepada reporter.
"Saat ini meskipun mengawali laga di bangku cadangan, tapi saya selalu menjadi pemain pertama yang dimasukkan. Pellegrini menemui saya di hari pertamanya bertugas dan menyatakan kepercayaannya pada saya."
Pendekatan tersebut diakui oleh pemain 26 tahun tersebut lebih berkesan ketimbang Mancini. Nasri juga menyebut bahwa metode yang digunakan Wenger di Arsenal masih lebih baik ketimbang pria asal Italia tersebut.
"Mancini membeli saya, kemudian memasang saya sebagai starter tapi menarik saya keluar di tengah pertandingan. Saya memiliki masalah dengannya."
"Metode yang ia gunakan jauh berbeda dengan Wenger. Mancini adalah manajer bergaya Italia yang tidak mencoba untuk akrab dengan pemain. Di sesi latihan dia tidak akan mengucapkan halo terlebih dahulu dan langsung memberi perintah kepada pemain," beber Nasri lagi.
Lebih lanjut, eks pemain Marseille ini juga menyebut bahwa sejumlah pernyataan yang dilontarkan oleh Mancini musim lalu telah kelewatan dan menyakiti perasaannya.
"Mancini ingin menyinggung saya dengan mengatakan bahwa saya hanya berlatih sebanyak 50 persen kemampuan. Kata-kata tersebut berhasil memang, saya bermain luar biasa di tiga pertandingan terakhir musim lalu."
Nasri bergabung dengan The Citizens dengan banderol 25 juta Pounds dari The Gunners. Selama dua musim bermukim di Etihad, ia telah mengoleksi 12 gol dari 84 pertandingan di segala ajang. [initial] (tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Navas: Casillas Akan Pas di City
Liga Inggris 5 September 2013, 21:39
-
Perbedaan Wenger, Mancini, dan Pellegrini di Mata Nasri
Liga Inggris 5 September 2013, 11:40
-
Cinta Kebudayaan Amerika, Nasri Ingin Cicipi MLS
Liga Inggris 5 September 2013, 01:15
-
Saat Deadline, ManCity Ternyata Coba Gaet Mangala
Liga Inggris 4 September 2013, 23:34
-
Skuad Liga Champions Manchester City
Liga Champions 4 September 2013, 21:58
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR