
Bola.net - Ruben Amorim membela keputusannya melakukan pergantian pemain saat Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United. Pelatih asal Portugal itu menilai perubahan yang dilakukan sangat diperlukan untuk menjaga kontrol permainan.
Bertanding di Old trafford, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB, Manchester United sempat memimpin melalui gol Diogo Dalot di babak kedua. Namun gol Soungoutou Magassa dari situasi bola mati membuat keunggulan tuan rumah hilang begitu saja.
Hasil imbang ini membuat Setan Merah gagal memanfaatkan peluang untuk naik ke posisi lima besar klasemen Premier League. Saat ini, mereka tetap berada di urutan kedelapan setelah menjalani 14 pertandingan.
Keputusan pergantian pemain pun menjadi sorotan, termasuk kritik tajam dari legenda Manchester United, Roy Keane. Amorim kemudian memberikan penjelasan lengkap mengenai alasannya melalui konferensi pers pascalaga.
Pergantian Pemain dan Strategi Amorim

Amorim melakukan lima pergantian pemain sepanjang pertandingan. Empat di antaranya merupakan pemain bertahan yang masuk untuk memperkuat lini belakang timnya.
Leny Yoro masuk di babak pertama, disusul Patrick Dorgu, Manuel Ugarte, dan Lisandro Martinez di babak kedua. Pergantian ini dimaksudkan untuk menjaga penguasaan bola kedua yang sering hilang.
“Tidak. Kami kalah karena bola kedua," tegas Amorim.
"Terkadang tidak ada pemain tambahan di depan yang bisa memenangkan bola. Apakah kami punya lebih banyak pemain untuk menyerang? Siapa? Siapa yang seharusnya lebih ofensif?”
Masalah Bola Kedua yang Menjadi Fokus

Menurut Amorim, masalah utama timnya adalah kalah dalam duel bola kedua. Lawan sering memenangkan bola, memicu peluang berbahaya yang akhirnya berujung gol penyeimbang.
Ia menekankan bahwa pergantian pemain bertahan dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut. Selain itu, posisi pemain seperti Mason Mount dan pergerakan Bruno Fernandez juga menjadi pertimbangan strategi.
"Itu semua tentang bola kedua. Saya khawatir dengan Matheus Cunha, dan saya tahu Bruno sudah masuk kotak dengan baik. Mason Mount bermain di posisinya," ujar Amorim.
"Mereka mencoba menekan kami. Bryan memiliki kecepatan untuk merebut bola di posisi tertentu, dan itulah ide saya melakukan pergantian," ucap Amorim.
Sumber: Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ironi Manchester United: Permainan Semakin Oke, Tapi Sulit Menang!
Liga Inggris 5 Desember 2025, 12:03
-
Man Utd 1-1 West Ham, Ruben Amorim Tuntut Setan Merah Berbenah!
Liga Inggris 5 Desember 2025, 11:48
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 12:19
-
Man of the Match Swedia vs Tunisia: Alexander Isak
Piala Dunia 15 Juni 2026, 11:53
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Thomas Tuchel Dituding Tinggalkan 'Jejak Kehancuran' di Timnas Inggris
Piala Dunia 15 Juni 2026, 10:14
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR