
Bola.net - Iran memastikan tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang digelar musim panas ini. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali dalam sebuah wawancara televisi.
Situasi ini muncul di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan semakin memanas setelah serangan militer yang dilancarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump bulan lalu.
Sebelumnya tim nasional Iran telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Namun situasi politik membuat partisipasi mereka dalam turnamen terbesar sepak bola dunia itu menjadi tidak pasti.
Keputusan Iran tersebut juga muncul hanya beberapa jam setelah Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa tim Iran tetap diterima untuk bermain di turnamen tersebut. Pernyataan itu disampaikan setelah Infantino berdiskusi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Iran Tegaskan Tidak Akan Ikut Piala Dunia
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali menegaskan negaranya tidak memiliki kondisi yang memungkinkan untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas situasi politik dan konflik yang sedang berlangsung.
Ia menilai tindakan yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat membuat Iran tidak mungkin berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Konflik yang terjadi juga disebut telah menimbulkan banyak korban.
"Sejak pemerintah yang korup ini membunuh pemimpin kami, kami tidak memiliki kondisi apa pun untuk bisa berpartisipasi di Piala Dunia," kata Ahmad Donyamali.
"Mengingat langkah langkah jahat yang diambil terhadap Iran, dua perang dipaksakan kepada kami dalam delapan atau sembilan bulan, dan beberapa ribu rakyat kami terbunuh. Karena itu kami sama sekali tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi dengan cara seperti ini," ujar Donyamali.
FIFA Sebut Iran Tetap Dipersilakan Tampil
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyampaikan bahwa Iran tetap dipersilakan tampil di Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan setelah ia berdiskusi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai situasi tersebut.
Infantino menilai Piala Dunia seharusnya menjadi ajang yang mempersatukan masyarakat dunia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Trump atas dukungannya terhadap turnamen tersebut.
"Kami juga membahas situasi saat ini di Iran dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026," kata Gianni Infantino.
"Dalam diskusi tersebut, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen yang digelar di Amerika Serikat," ujar Infantino.
Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadapi Situasi Sulit
Iran sebelumnya telah tergabung di Grup G Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir dalam fase grup.
Semua pertandingan Iran rencananya akan dimainkan di Amerika Serikat. Namun situasi politik membuat partisipasi mereka kini menjadi tidak pasti.
Belum ada negara yang mundur dari Piala Dunia sejak 1950, ketika Prancis dan India menarik diri dengan alasan biaya perjalanan. Kini, FIFA berada dalam posisi yang sangat sulit seiring perang yang terus berlangsung.
Sumber: Ladbible
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR