
Bola.net - Liverpool kembali kehilangan poin penting setelah bermain imbang 1-1 melawan Burnley di Anfield. Hasil ini terasa berat karena dominasi permainan tidak berbanding lurus dengan efektivitas penyelesaian akhir.
Liverpool menguasai jalannya laga Premier League/Liga Inggris itu dengan 32 tembakan dan 11 tepat sasaran, tetapi hanya satu gol yang tercipta. Tekanan bertubi-tubi itu tidak cukup untuk menutup celah yang muncul di fase krusial pertandingan.
Kekecewaan tersebut tergambar jelas dari reaksi kapten tim Virgil van Dijk seusai laga. Bek asal Belanda itu memberi peringatan keras bahwa kebiasaan bermain ceroboh bisa berdampak serius pada ambisi Liga Champions.
Frustrasi Kapten dan Masalah Berulang

Van Dijk menegaskan fokus utama tim harus mengarah ke performa internal, bukan hasil rival. “Saya tidak melihat yang lain, kami harus melihat diri sendiri,” ujarnya kepada wartawan setelah pertandingan.
Ia menilai penciptaan peluang belum cukup jika diiringi penurunan konsentrasi. “Jika kami bermain seperti ini, bahkan dengan menciptakan peluang, maka akan sangat sulit,” kata Van Dijk yang terdengar menarik napas panjang.
Burnley sempat tertekan sepanjang laga, tetapi tetap mampu mencuri gol penyeimbang lewat Marcus Edwards pada menit ke-65. Situasi itu tidak sepenuhnya datang tiba-tiba karena Edwards sempat lolos dari kawalan beberapa menit sebelumnya.
Alisson sempat menggagalkan peluang berbahaya sebelum akhirnya kebobolan. Kerapuhan koordinasi lini belakang kembali menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan.
“Frustrasi adalah kata yang ada di kepala saya,” ucap Van Dijk. Ia menambahkan bahwa setelah 60 menit permainan mulai ceroboh, dan masalah itu terus berulang sepanjang musim.
Ancaman Jadwal Padat dan Reaksi Publik Anfield

Kekhawatiran Van Dijk bertambah dengan jadwal penting yang menanti di kompetisi Eropa. Ia menilai laga tandang ke markas Marseille akan sangat sulit karena atmosfer stadion dan karakter permainan lawan.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, bukan hanya karena atmosfer, tetapi juga karena mereka dilatih Roberto De Zerbi,” ujar Van Dijk. Menurutnya, tim pelatih dan pemain hanya punya waktu terbatas untuk evaluasi dan bertindak.
Van Dijk mengakui dirinya belum menemukan akar masalah dari kecerobohan tim. “Jika saya punya solusi, kami tidak akan melakukan percakapan ini,” katanya dengan nada tegas.
Reaksi suporter di Anfield juga menjadi topik yang direspons hati-hati olehnya. “Saya tidak suka cemoohan dari pendukung sendiri,” ujarnya singkat dan tegas.
Catatan sejarah turut mengiringi hasil imbang tersebut karena tim gagal menang di kandang melawan tim promosi untuk pertama kalinya sejak musim 1980/1981. Van Dijk hanya bisa menghela napas dan meminta dukungan agar tim terus melangkah maju.
Dengan posisi klasemen yang masih jauh dari kata aman, pesan kapten itu terasa sebagai alarm dini. Konsistensi kini menjadi tuntutan mutlak jika target ingin tetap terjaga.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
- Juventus Petakan 2 Alternatif Mateta, Termasuk Striker Manchester United
- Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
- Taktik Arbeloa Hadirkan Solusi untuk Masalah Lama di Lini Tengah Real Madrid
- 2 Pemain Cadangan Real Madrid Bikin Arbeloa Terkesan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Link Live Streaming Liga Champions 2025/26 Matchweek 7 di Vidio Pekan Ini
Liga Champions 19 Januari 2026, 16:23
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR