
Bola.net - Tottenham Hotspur sedang berada dalam situasi yang sangat sulit di Premier League. Kekalahan terbaru dari Crystal Palace membuat tekanan terhadap pelatih Igor Tudor semakin besar.
Spurs kini menelan lima kekalahan beruntun di liga. Rentetan buruk itu juga memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi 11 pertandingan.
Situasi tersebut merupakan yang terburuk bagi klub sejak 1975. Posisi Tottenham pun kini hanya satu poin di atas zona degradasi dengan sembilan laga tersisa.
Dalam pertandingan melawan Crystal Palace, Spurs sempat unggul lebih dulu lewat gol Dominic Solanke pada menit ke-34. Namun keadaan berubah drastis sebelum babak pertama berakhir.
Micky van de Ven mendapat kartu merah setelah menarik Ismaila Sarr yang kemudian mencetak gol penalti. Jorgen Strand Larsen dan Sarr kembali mencetak gol sehingga Palace berbalik unggul 3-1 sebelum turun minum.
Berikut ini empat pelatih yang bisa menggantikan posisi Igor Tudor di Spurs.
1. Ange Postecoglou

Salah satu opsi yang tersedia bagi Tottenham adalah memanggil kembali Ange Postecoglou. Pelatih asal Yunani itu sedang menganggur setelah dipecat Nottingham Forest pada Oktober.
Postecoglou sebenarnya pernah menangani Spurs sebelumnya. Ia dipecat secara kontroversial pada Juni lalu, hanya dua pekan setelah membawa klub menjuarai Liga Europa.
Gaya bermain menyerang miliknya bisa membantu Spurs meraih beberapa kemenangan penting. Namun belum tentu ia bersedia kembali, apalagi pendekatan taktisnya juga berisiko jika situasi tim belum stabil.
2. Ryan Mason
Ryan Mason menjadi kandidat yang paling realistis untuk mengambil alih tim. Mantan gelandang Spurs itu sebelumnya juga pernah menjadi pelatih sementara klub.
Ia sempat menjalani pekerjaan manajerial pertamanya bersama West Brom. Namun masa tugasnya hanya berlangsung tujuh bulan sebelum dipecat pada Januari.
Mason pernah dua kali menjadi caretaker Spurs. Dalam periode tersebut ia mencatat beberapa kemenangan yang cukup membantu tim melewati masa transisi.
3. Sean Dyche

Sean Dyche juga masuk dalam daftar kandidat potensial. Ia baru saja kehilangan pekerjaannya meski mencatat rasio kemenangan sekitar 40 persen bersama Nottingham Forest.
Gaya bermain Dyche dikenal pragmatis dan cenderung defensif. Pendekatan itu mungkin tidak menarik, tetapi bisa menjadi solusi jangka pendek.
Dalam situasi darurat, Spurs mungkin membutuhkan pelatih yang fokus pada hasil. Terlebih mereka masih harus menghadapi Forest dalam duel penting melawan pesaing zona degradasi.
4. Marco Rose
Marco Rose juga tersedia setelah meninggalkan RB Leipzig setahun lalu. Pelatih asal Jerman tersebut memiliki rekam jejak yang cukup kuat di Eropa.
Ia pernah meraih kesuksesan bersama Red Bull Salzburg dan membawa Borussia Monchengladbach ke Liga Champions. Selain itu, ia juga sempat memenangkan DFB Pokal bersama Leipzig.
Rose dikenal dengan gaya pressing agresif. Namun belum pasti pendekatan tersebut bisa langsung diterapkan dalam waktu singkat di Tottenham.
Sumber: Express
Baca Juga:
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026, Benjamin Sesko Bisa Jadi Pemenang Terbesar
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat Setelah Angkat Trofi Premier League, Arne Slot Berikutnya?
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Termasuk Griezmann dan Casemiro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
LATEST UPDATE
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:44
-
Jadwal Lengkap FA Cup Malam Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 09:32
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 09:00
























KOMENTAR