Bola.net - Manajer Everton, Roberto Martinez mengecam permainan brutal yang ditunjukkan oleh Manchester City saat kedua tim berjumpa dalam lanjutan pekan ke-15 Premier League Sabtu lalu (07/12). Dalam laga tersebut, Martinez menyoroti dua pelanggaran berbahaya yang dilakukan oleh para pemain City yang sama-sama lolos dari hukuman kartu merah.
Yang pertama adalah ketika kaki Eliaquim Mangala menghantam punggung Samuel Eto'o dari belakang dalam sebuah situasi tendangan sudut. Wasit Andre Marriner mengganjar kartu kuning kepada pemain asal Prancis tersebut.

Sedangkan insiden yang kedua lebih berbahaya lagi, saat kaki Fernando terbang dan sempat menerpa kepala Gareth Barry. Marriner juga memberikan kartu kuning kepada Fernando atas aksi ini.

Mertinez mempertanyakan keputusan Marriner yang tak memberikan kartu merah pada pelanggaran-pelanggaran tersebut. Ia lantas membandingkan lunaknya hukuman wasit dengan penalti meragukan yang dihadiahkan kepada City. Penalti hasil dari perebutan bola antara Phil Jagielka dan juga James Milner tersebut sukses dikonversi Yaya Toure untuk menjadi gol tunggal kemenangan The Citizens dalam laga tersebut.
"Mangala jelas harus dikartu merah. Samuel datang menyambut bola namun Mangala menghajarnya dari belakang. Dia mengangkat kakinya begitu tinggi tanpa ada kesempatan mendapatkan bola. Tendangan itu meninggalkan bekas yang mengerikan di punggung Samuel," kecam Martinez seperti dilansir Sky Sports.
"Fernando juga melakukan tendangan yang sangat tinggi, permainan yang sungguh membahayakan. Ada kontak dengan kepala Gareth, jika wasit melihat dengan jelas itu juga seharuisnya kartu merah. Kami sungguh kecewa dengan keputusan tersebut."[initial] (sky/mri)
Yang pertama adalah ketika kaki Eliaquim Mangala menghantam punggung Samuel Eto'o dari belakang dalam sebuah situasi tendangan sudut. Wasit Andre Marriner mengganjar kartu kuning kepada pemain asal Prancis tersebut.

Sedangkan insiden yang kedua lebih berbahaya lagi, saat kaki Fernando terbang dan sempat menerpa kepala Gareth Barry. Marriner juga memberikan kartu kuning kepada Fernando atas aksi ini.

Mertinez mempertanyakan keputusan Marriner yang tak memberikan kartu merah pada pelanggaran-pelanggaran tersebut. Ia lantas membandingkan lunaknya hukuman wasit dengan penalti meragukan yang dihadiahkan kepada City. Penalti hasil dari perebutan bola antara Phil Jagielka dan juga James Milner tersebut sukses dikonversi Yaya Toure untuk menjadi gol tunggal kemenangan The Citizens dalam laga tersebut.
"Mangala jelas harus dikartu merah. Samuel datang menyambut bola namun Mangala menghajarnya dari belakang. Dia mengangkat kakinya begitu tinggi tanpa ada kesempatan mendapatkan bola. Tendangan itu meninggalkan bekas yang mengerikan di punggung Samuel," kecam Martinez seperti dilansir Sky Sports.
"Fernando juga melakukan tendangan yang sangat tinggi, permainan yang sungguh membahayakan. Ada kontak dengan kepala Gareth, jika wasit melihat dengan jelas itu juga seharuisnya kartu merah. Kami sungguh kecewa dengan keputusan tersebut."[initial]
Baca Juga
- Martinez Pertanyakan Hadiah Penalti Manchester City
- Nasri: Aguero di Bawah Ronaldo, Namun Setara Messi
- Wenger Yakin City Mampu Kejar Chelsea
- Nasri Tak Sabar Songsong 'Final' Kontra Chelsea
- Pantilimon Ungkap Rahasia Kehebatan Aguero
- Gary Cahill Ternyata Hampir Gabung Manchester City
- Aguero: Saya Tak Terbiasa Diving
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zabaleta: Messi Sangat Terkesan Dengan Fasilitas Latihan City
Liga Champions 8 Desember 2014, 23:57
-
Roma Imbang Lawan Sassuolo, Ini Penjelasan Florenzi
Liga Italia 8 Desember 2014, 22:26
-
Liga Champions 8 Desember 2014, 22:08

-
Florenzi Yakin City Tetap Bahaya Tanpa Aguero dan Toure
Liga Champions 8 Desember 2014, 22:01
-
Florenzi: Kami Bisa Ciptakan Masalah Bagi City
Liga Champions 8 Desember 2014, 21:34
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR