
Bola.net - - Pertahanan Arsenal musim ini dinilai sebagai titik lemah pasukan Unai Emery tersebut. Barisan bek Arsenal kerap kali membuat kesalahan sendiri yang berujung pada gol lawan dan menyia-nyiakan perjuangan para penyerang untuk mencetak gol.
Musim ini adalah musim pertama Emery menangani Arsenal. Dia belum benar-benar mampu mendatangkan pemain-pemain yang dia inginkan. Artinya, Emery harus memanfaatkan skuat warisan Arsene Wenger sebaik-baiknya.
Pekerjaan Emery sebenarnya sudah cukup bagus. Dia membuat Arsenal kian berbahaya di lini depan dengan menduetkan Pierre-Emerick Aubameyang dengan Alexandre Lacazette. Di lini tengah, Emery juga sering memercayai Lucas Torreira sebagai pemutus serangan lawan.
Biar begitu, pertahanan Arsenal tetap rapuh, dan Emery mengakui itu. Baca komentar Emery selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Utak-Atik Bek
Pertama-tama, Emery dan Arsenal sudah menyadari bahwa pertahanan mereka rapuh. Untuk mengatasi itu, Emery sebenarnya sudah mencoba beberapa hal, mulai dari memainkan formasi tiga bek, empat bek, tapi dia menegaskan perkembangan itu juga membutuhkan waktu.
"Kami tahu bahwa secara defensif kami harus tampil lebih baik, dan untuk menemukan kombinasi, kemungkinan terbaik dengan kombinasi defensif," kata Emery di laman resmi Arsenal.
"Kami sudah mencoba bermain dengan tiga bek tengah dan dua bek tengah. Kami sudah pernah menang dengan tiga bek tengah dan dengan dua bek tengah."
"Kami harus terus bekerja dengan cara kami dan dengan hasrat kami, juga tetap tenang. Namun, lebih dari itu kami harus bekerja keras dan menemukan ritme yang bagus di sesi latihan untuk menerapkannya pada pertandingan," lanjutnya.
Lawan Huddersfield

Sabtu (9/2) besok, Arsenal akan melawat ke markas Huddersfield untuk mempertandingkan laga lanjutan Premier League. Emery yakin timnya akan memberikan yang terbaik, tampil rapi secara defensif, serta mencoba memperbaiki catatan laga tandang mereka.
"Organisasi permainan kami adalah soal berada di posisi sebaik mungkin. Saya rasa mereka [Huddersfield] akan memberikan tekanan tinggi dan berusaha membangun serangan dengan memecah lini formasi kami."
"Mereka akan mendorong kami dan mereka akan banyak berduel. Kami berusaha mengembangkan itu, dan kami juga perlu mengembangkan performa tandang kami, soal bagaimana kami bisa bermain lebih baik ketika tim yang memberikan tekanan tinggi," tandas dia.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR