Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi

Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Pemain Arsenal, Kai Havertz (kiri), berebut bola dengan pemain Fleetwood Town, Finley Potter, dalam pertandingan Carabao Cup, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Arsenal menelan kekalahan memalukan saat menghadapi Fleetwood Town pada putaran keempat Carabao Cup 2026/2027. The Gunners tersingkir setelah kalah adu penalti 3-5 usai bermain imbang 1-1 di Highbury Stadium, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut menjadi kejutan besar karena Arsenal berstatus juara bertahan Premier League, sedangkan Fleetwood berkompetisi di League Two, kasta keempat sepak bola Inggris. Meski terpaut 84 posisi dalam piramida kompetisi, Fleetwood mampu menyingkirkan tim asuhan Mikel Arteta.

Menurut data Transfermarkt, nilai gabungan skuad kedua klub memiliki selisih mencapai 1,15 miliar pounds. Angka itu setara dengan sekitar Rp27,77 triliun.

Fleetwood membuka keunggulan melalui Aaron Loupalo-Bi sebelum Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan. Arsenal kemudian harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Max Dowman menerima kartu merah menjelang akhir pertandingan, sebelum akhirnya kalah dalam adu penalti.

1 dari 4 halaman

Fleetwood Manfaatkan Kesempatan, Arsenal Gagal Tampil Meyakinkan

Para pemain Fleetwood Town merayakan kemenangan dalam adu penalti pada pertandingan Carabao Cup melawan Arsenal, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Para pemain Fleetwood Town merayakan kemenangan dalam adu penalti pada pertandingan Carabao Cup melawan Arsenal, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Fleetwood tampil berani menghadapi Arsenal meski perbedaan kualitas skuad kedua tim sangat besar. Tuan rumah bahkan mampu mencetak gol lebih dahulu melalui Loupalo-Bi yang berhasil melewati Marli Salmon sebelum melepaskan tembakan ke gawang Illan Meslier.

Arsenal sebenarnya sempat memperoleh sejumlah peluang untuk membuka keunggulan. Namun, Piero Hincapie dan Dowman gagal memaksimalkan kesempatan emas yang mereka dapatkan sebelum Fleetwood menghukum kelengahan tim tamu.

Situasi semakin sulit bagi Arsenal setelah pertandingan sempat tertunda selama delapan menit akibat gangguan drone. Gangguan tersebut mengacaukan ritme pertandingan, tetapi Arsenal tetap memiliki kesempatan untuk mengendalikan permainan setelah laga dilanjutkan.

2 dari 4 halaman

Gyokeres Samakan Kedudukan, tetapi Arsenal Tetap Kesulitan

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Carabao Cup melawan Fleetwood Town, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Carabao Cup melawan Fleetwood Town, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Arsenal baru mampu menyamakan skor melalui Gyokeres setelah menerima kontribusi permainan sayap dari pemain muda Ceadach O'Neill. Penyerang asal Swedia itu mencetak gol dengan penyelesaian yang tidak terlalu meyakinkan, tetapi cukup untuk mengembalikan harapan tim tamu.

Gol tersebut sempat memberi Arsenal kesempatan untuk membalikkan keadaan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mencetak gol kedua meski memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan sebelum adu penalti.

Gyokeres dan Kai Havertz juga mendapat sorotan karena penampilan yang kurang meyakinkan, terutama ketika berada di sekitar kotak penalti. Situasi ini membuat persaingan untuk mengisi lini depan Arsenal menjelang pertandingan melawan Liverpool semakin terbuka.

3 dari 4 halaman

Kartu Merah Dowman dan Adu Penalti Akhiri Langkah Arsenal

Pemain Arsenal, Max Dowman (kanan), menerima kartu merah dari wasit dalam pertandingan Carabao Cup melawan Fleetwood Town, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Pemain Arsenal, Max Dowman (kanan), menerima kartu merah dari wasit dalam pertandingan Carabao Cup melawan Fleetwood Town, Rabu (28/10/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Arsenal harus menuntaskan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Dowman menerima kartu merah langsung pada lima menit terakhir. Pemain berusia 16 tahun itu bereaksi terhadap tekel keras Harrison Neal dengan menendang ke arah pemain Fleetwood tersebut.

Dalam adu penalti, Bruno Guimaraes gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya ditepis penjaga gawang Jay Lynch. Conor Haughey kemudian mencetak penalti penentu yang memastikan Fleetwood melaju ke babak berikutnya dan memicu perayaan para pendukung tuan rumah di lapangan.

Hasil tersebut mengingatkan Arsenal pada kekalahan dari Bradford City, klub League Two, melalui adu penalti pada perempat final Piala Liga Inggris pada Desember 2012. Saat itu, Arteta masih berstatus pemain dan hanya menjadi pemain cadangan yang tidak diturunkan.

Sumber: Footbal London

4 dari 4 halaman

Klasemen Premier League


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL