
Bola.net - Freddie Ljungberg membantah tudingan negatif tentang pertahanan Arsenal. Dia menegaskan bek-beknya cukup tangguh, hanya perlu mencari cara menghadapi pemain-pemain gesit.
Sejak awal musim, pertahanan rapuh The Gunners dianggap jadi salah satu titik lemah. Masalah ini bahkan menyebabkan Unai Emery kehilangan pekerjaannya alias dipecat.
Kini, tugas berat itu dipikul Ljungberg sebagai pelatih interim. Laga pertamanya kontra Norwich (2-2) akhir pekan lalu tidak berbeda, Arsenal masih tampak rapuh dan mudah kebobolan gol konyol.
Masalah defensif inilah yang jadi salah satu tugas terbesar Ljungberg, harus segera diperbaiki. Kendati demikian, Ljungberg percaya situasi sebenarnya tidak seburuk yang diberitakan.
Bagaimana pendapat Ljungberg? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tipe Pemain
Buruknya pertahanan Arsenal disinyalir karena kualitas bek yang kurang mumpuni. Nama-nama seperti David Luiz, Sokratis Papastathopoulos, dan Shkodran Mustafi memang tidak pantas mengawal pertahanan tim.
Ljungberg membantah keras tudingan itu, tidak terima. Tidak ada masalah dalam teknik pemain-pemain itu, hanya perlu mengembangkan level mereka.
"Tidak, saya kira pemain-pemain saya sudah mencoba bertahan. Tentu saja, ada beberapa tipe pemain dalam skuad. Itu fakta. Kami punya taktik dan kami mencoba menerapkannya serta saya ingin bertahan," ujar Ljungberg di Arsenal.com.
Kalah Cepat?
Kelemahan terbesar pertahanan Arsenal terlihat ketika harus menghadapi penyerang-penyerang cepat tim lawan. Luis dan Sokratis tidak bisa mengimbangi kecepatan mereka, Mustafi kerap melakukan blunder.
"Tentu saja kami mencoba menemukan solusi. Jika pemain kami tidak super cepat dan kami meminta: 'Anda harus berlari kencang untuk pemain ini atau itu', itu bakal sulit bagi pemain tersebut," lanjut Ljungberg.
"Secara umum, kami mencoba menemukan struktur supaya setiap pemain tahu apa yang perlu dilakukan. Satu hal utama yang saya lihat dalam pertandingan adalah kami membiarkan lawan dalam situasi hanya perlu adu lari."
Segera Dihentikan
Itulah masalah utama pertahanan Arsenal di mata Ljungberg. Mereka kerap ceroboh membiarkan lawan lolos, lalu kalah cepat dalam adu lari.
"Ini bukan soal sepak bola atau hal-hal teknis, mereka hanya beradu kecepatan lari dengan pemain-pemain kami. Kami ingin menghentikan itu," tutupnya.
Sumber: Arsenal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eddie Howe Ogah Jadi Manajer Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 20:59
-
Paul Merson Dorong Brendan Rodgers Pindah ke Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 18:19
-
Mustafi + Luiz + Chambers + Xhaka = Kacau Balau
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:50
-
Nuno Espirito Santo Tutup Pintu untuk Arsenal
Liga Inggris 4 Desember 2019, 17:20
-
Arsenal Rela Tumbalkan Hector Bellerin Demi Bek Juventus Ini
Liga Inggris 4 Desember 2019, 14:43
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR