Bola.net - Manchester United dinilai tidak boleh memecat Ole Gunnar Solskjaer begitu saja. Meski hasil pertandingan MU belum memuaskan sejauh ini, memecat Solskjaer diyakini hanya akan memicu sederet masalah besar lainnya.
Posisi Solskjaer belum aman setelah beberapa pekan musim 2019/20. MU menuliskan awal musim terburuk di liga sejak 1989. Setan Merah berada di peringkat ke-12 dengan 9 poin dari 8 pertandingan.
Tak hanya itu, MU juga gagal mencetak lebih dari satu gol sejak mengalahkan Chelsea 4-0 pada pekan pertama. Catatan tandang mereka juga buruk, dengan 11 laga tandang terakhir tanpa kemenangan.
Semua catatan buruk itu mengancam posisi Solskjaer sebagai manajer. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Memang Mengkhawatirkan
Meski musim baru seumur jagung, gagasan memecat Solskjaer mulai disuarakan. Kabarnya, sebagian fans MU tidak yakin dengan kualitas Solskjaer yang memang minim pengalaman.
Kendati Solskjaer tertekan dan MU tengah terpuruk, Danny Murphy percaya pemecatan bukanlah solusi. Analis Premier League ini meyakini Solskjaer hanyalah korban dari setumpuk kesalahan sebelumnya.
"Memang mengkhawatirkan bahwa skuad mereka setelah tiga, empat tahun terakhir menghabiskan ratusan juta poundsterling justru tampak sangat lemah," buka Murphy kepada talkSPORT.
"Secara pribadi, saya kira memecat Solskjaer sekarang bukanlah keputusan tepat. Entah dia mampu atau tidak, kita sebaiknya menunggu dan melihat."
Tidak Lebih Baik
Alasan Murphy kuat. Memecat Solskjaer dan menunjuk pelatih baru sama saja dengan mundur bertahun-tahun lagi. Masalahnya bukan hanya pada pelatih, skuad MU juga memang kurang mumpuni.
"Masalahnya, jika MU mengganti pelatih lagi sekarang dan memulai lagi, gagasan baru, pemain mencoba beradaptasi lagi, tapi sebenarnya pelatih baru itu hanya bisa memanfaatkan apa yang sudah ada," sambung Murphy.
"Bisakah skuad MU sekarang dalam kondisi terbaik dan fit bersaing dengan Man City dan Liverpool? Saya kira tidak."
"Jadi, lebih baik Anda membiarkan Solskjaer memimpin saat ini dan memberinya waktu untuk melihat apakah Solskjaer bisa membuat MU melaju ketika skuad mereka sepenuhnya fit," lanjutnya.
Rekrutmen
Terlepas dari kepercayaan terhadap Solskjaer, Murphy tahu kondisi MU memang sangat sulit. Tahun ini adalah tahun transisi, skuad MU butuh tambahan banyak pemain hebat.
"Namun, ini benar-benar periode transisi untuk MU, mereka berada dalam masalah besar karena kualitas starting XI yang tidak cukup bagus," imbuh Murphy.
"Sebab itu, pada akhirnya semuanya bergantung pada rekrutmen, selama bertahun-tahun ke depan, bukan Solskjaer," pungkasnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Akan Kejar Rice dan Koulibaly Meski Masa Depan Solskjaer Tidak Jelas
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 22:20
-
Pengakuan Jujur Maguire: MU Tak Cukup Bagus
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:51
-
Daniel James: Gabung MU Bukanlah Kesalahan!
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 21:00
-
Memphis Depay Bantu MU Dapatkan Moussa Dembele
Liga Inggris 8 Oktober 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR