Prediksi Formasi Liverpool Era Andoni Iraola: 3 Wajah Baru Bisa Langsung Masuk Starting XI

Prediksi Formasi Liverpool Era Andoni Iraola: 3 Wajah Baru Bisa Langsung Masuk Starting XI
Fans Liverpool bersorak sebelum laga Premier League antara Liverpool vs Chelsea di Anfield, 9 Mei 2026 (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Liverpool diperkirakan akan segera memasuki era baru bersama Andoni Iraola. Pelatih asal Spanyol itu menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Arne Slot setelah manajer asal Belanda tersebut diberhentikan menyusul musim kedua yang mengecewakan di Anfield.

Perubahan di kursi pelatih berpotensi diikuti perombakan skuad. Selain perbedaan filosofi permainan, Liverpool juga diperkirakan mendatangkan beberapa wajah baru untuk mendukung sistem yang biasa digunakan Iraola.

Berbeda dengan formasi 4-3-3 milik Slot, Iraola lebih sering mengandalkan 4-2-3-1. Dalam beberapa kesempatan, ia juga menggunakan 4-4-2 dengan tekanan tinggi dan perebutan bola cepat sebagai fondasi permainan.

Karena itu, susunan pemain Liverpool musim depan berpotensi mengalami sejumlah perubahan penting. Beberapa pemain lama tetap menjadi tulang punggung tim, sementara tiga rekrutan baru diprediksi langsung menembus tim utama.

1 dari 4 halaman

Lini Serang Jadi Fokus Perubahan Terbesar

Pemain RB Leipzig, Yan Diomande (kiri), menghadapi pemain Borussia M?nchengladbach, Haris Tabakovic dan Kevin Diks dalam pertandingan Bundesliga, Sabtu (11/4/2026). (c) Jan Woitas/dpa via AP

Pemain RB Leipzig, Yan Diomande (kiri), menghadapi pemain Borussia M?nchengladbach, Haris Tabakovic dan Kevin Diks dalam pertandingan Bundesliga, Sabtu (11/4/2026). (c) Jan Woitas/dpa via AP

Kepergian Mohamed Salah membuat Liverpool menghadapi tantangan besar. Klub harus menemukan sosok yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah Premier League.

Nama Yan Diomande muncul sebagai kandidat utama untuk mengisi sektor kanan serangan. Pemain asal Pantai Gading itu disebut memiliki nilai transfer sekitar 87 juta poundsterling dan dinilai cocok dengan kebutuhan tim.

Di sisi kiri, Rio Ngumoha berpeluang mendapatkan peran lebih besar. Pemain berusia 17 tahun tersebut menjalani musim terobosan dengan tampil dalam 29 pertandingan dan mencetak dua gol di semua kompetisi.

Sementara itu, Florian Wirtz diperkirakan mengisi posisi gelandang serang di belakang penyerang utama. Karakter permainannya dinilai cocok untuk memanfaatkan ruang antarlini dan membangun kombinasi di area sepertiga akhir lapangan.

2 dari 4 halaman

Alexander Isak Dapat Kesempatan Baru

Selebrasi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Selebrasi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Perubahan di lini depan tidak berhenti pada sektor sayap. Posisi penyerang tengah juga diperkirakan menjadi perhatian utama bagi Iraola pada awal masa kepemimpinannya.

Hugo Ekitike sebenarnya dianggap cocok untuk memimpin tekanan dari lini depan. Namun cedera ACL membuatnya diperkirakan absen sepanjang paruh pertama musim.

Situasi tersebut membuka jalan bagi Alexander Isak untuk menempati posisi ujung tombak. Meski hanya mencetak empat gol dalam 22 penampilan pada musim debutnya bersama Liverpool, ketajamannya di depan gawang masih dianggap sebagai aset penting.

Kemampuan penyelesaian akhir Isak diprediksi tetap dibutuhkan. Terlebih Liverpool harus beradaptasi setelah kehilangan sumber gol utama mereka pada musim sebelumnya.

3 dari 4 halaman

Duet Baru di Jantung Pertahanan

Bek Rennes Jeremy Jacquet. (c) Dok. Rennes

Bek Rennes Jeremy Jacquet. (c) Dok. Rennes

Sebelum Iraola resmi memulai tugasnya, Liverpool sudah menghadapi persoalan di lini belakang. Kepergian Ibrahima Konate meninggalkan lubang besar yang harus segera ditutup.

Jeremy Jacquet diproyeksikan menjadi solusi utama. Kesepakatan senilai 55 juta poundsterling untuk mendatangkannya dari Rennes disebut sudah rampung sejak Februari.

Bek muda tersebut berpeluang langsung berduet dengan Virgil van Dijk. Pengalaman dan kepemimpinan kapten Liverpool itu diperkirakan menjadi faktor penting selama masa transisi tim.

Di sisi kiri pertahanan, Milos Kerkez diprediksi mempertahankan tempatnya. Reuni dengan Iraola, yang pernah bekerja sama dengannya di Bournemouth, diyakini membantu proses perkembangan bek asal Hungaria tersebut.

4 dari 4 halaman

Komposisi Baru di Sektor Tengah dan Bek Kanan

Rayan Cherki mencoba merebut bola dari kaki Ryan Gravenberch di laga Manchester City vs Liverpool, Sabtu (4/4/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Rayan Cherki mencoba merebut bola dari kaki Ryan Gravenberch di laga Manchester City vs Liverpool, Sabtu (4/4/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Kekurangan kekuatan fisik di lini tengah menjadi salah satu masalah Liverpool musim lalu. Faktor itu disebut turut berkontribusi terhadap penurunan performa tim sepanjang kompetisi.

Dalam sistem dua gelandang milik Iraola, Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai diperkirakan menjadi pilihan utama. Keduanya menawarkan mobilitas, energi, dan intensitas kerja yang sesuai dengan kebutuhan sang pelatih.

Alexis Mac Allister berpotensi kehilangan tempat dalam skenario ini. Iraola dinilai lebih menyukai kombinasi fisik dan daya jelajah yang dimiliki Gravenberch serta Szoboszlai.

Di sektor bek kanan, situasi masih terbuka. Cedera lutut yang dialami Conor Bradley serta karakter menyerang Jeremie Frimpong. Namun salah satu target Liverpool, Denzel Dumfries dipastikan takkan bergabung karena dikabarkan sedikit lagi gabung Real Madrid.

Sebagai gantinya, Liverpool disebut kini disebut mengincar bek muda Italia, Michael Kayode. Pelatih Iraola sendiri merupakan mantan pelatih Kayode di Bournemouth musim lalu.

Prediksi Starting XI Liverpool Era Andoni Iraola:

Alisson; Kayode, Jacquet, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Szoboszlai; Diomande, Wirtz, Ngumoha; Isak.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL