Dikatakan Ken Way, pelatih Leicester sebelumnya, Pearson memiliki peran yang cukup besar dalam kesuksesan tim karena ia membangun tim dan juga membentuk staf hebat di ruang ganti. Dan itu semua sukses dikembangkan oleh Ranieri lewat pengalamannya.
Hasil dari kerja keras itu akhirnya berbuah musim ini, Leicester untuk sementara mampu memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari peringkat kedua dan berpeluang besar untuk juara Premier League.
"Orang-orang berpikir bahwa ini sesuatu yang tiba-tiba 'klik', namun saya akan berkata bahwa ini lebih organik daripada itu. Ini semua telah terjadi sejak kami promosi dari Championship di bawah Nigel Pearson," ujarnya.
"Saat Ranieri datang, saya gugup karena Nigel Pearson telah membentuk staf yang hebat dan kami tak yakin dengan apa yang akan terjadi. Saya menduga dia merupakan tipe pelatih yang keras, namun ia memiliki sikap yang menyenangkan," tambahnya.
"Ruang ganti terasa ringan, dengan Jamie Vardy memainkan lelucon-lelucon praktis dan Christian Fuchs serta Robert Huth membuat orang-orang tertawa. Terdapat suasana pesta namun ini sangat terfokus. Tidak seorang pun berpikir tentang konsekuensi-konsekuensi dari apa yang mereka lakukan," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kondisi Terbaru Wayne Rooney dan Luke Shaw
Liga Inggris 15 April 2016, 22:45
-
MU Belum Deteksi Cedera Ander Herrera
Liga Inggris 15 April 2016, 21:23
-
Hiddink Akan Bikin Laporan Pemain untuk Conte
Liga Inggris 15 April 2016, 21:20
-
Liga Inggris 15 April 2016, 21:17

-
Ini Alasan MU Pertahankan Louis van Gaal
Liga Inggris 15 April 2016, 21:14
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR