
Bola.net - Christian Pulisic sedang digadang-gadang sebagai suksesor Eden Hazard di Chelsea. Mampukah ia memenuhi harapan tersebut? Eks pemain Manchester United, Jonathan Spector, membeberkan analsisnya.
Pemain asal Amerika Serikat tersebut resmi bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari lalu setelah diboyong dengan harga 58 juta pounds dari Borussia Dortmund. Namun ia tidak segera bergabung dengan para pemain The Blues pada saat itu.
Ia kembali bermain untuk Dortmund dengan status pinjaman hingga musim 2018-2019 benar-benar berakhir. Pemain berumur 20 tahun itu lalu menutup kiprahnya dengan catatan 30 penampilan di semua ajang serta mengoleksi tujuh gol dan enam assist.
Kini, Pulisic benar-benar bergabung dengan Cesar Azpilicueta dkk. Banyak harapan yang disematkan kepadanya, salah satunya adalah menjadi suksesor Eden Hazard yang baru saja hengkang ke raksasa Spanyol, Real Madrid.
Pulisic sendiri enggan disebut sebagai pengganti Hazard. Tapi Spector melihatnya seperti demikian, meskipun untuk mencapai level pemain asal Belgia tersebut bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan oleh setiap pemain.
"Saya tidak yakin dia sudah mencapai level itu dan tak ada yang perlu disayangkan, Hazard adalah pemain yang luar biasa! Tapi dia pastinya punya potensi untuk terus tumbuh dan berkembang," tutur Spector kepada AmericanGambler.com.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berkah untuk Pulisic
Kepergian Hazard sendiri, diyakini Spector, adalah berkah untuk Pulisic. Sebab jika bergabung saat pemain berumur 28 tahun itu masih terlihat di Stamford Bridge, maka Pulisic diyakini tidak akan mendapat tempat di skuat inti Chelsea.
"Kepergian Hazard memberinya kesempatan, karena dia harus bermain, terlebih pada umur serta tahap perkembangan seperti itu. Menjadi anak berumur 20 tahun dan bermain untuk Chelsea bukan hal yang mudah, jadi harapannya dia akan mendapatkan kesempatan," lanjutnya.
"Dia sangat mirip dengan Hazard, tapi saya belum ingin menaruhnya di level yang sama, dan saya khawatir membuat perbandingan karena dirinya masih berumur 20 tahun," tambahnya.
"Tapi dia punya kemampuan itu sebagai seorang pemain dan jika terus berkembang, dia akan berada di jalan menjadi pemain asal Amerika terbaik yang pernah muncul," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Aspek yang Harus Segera Dibenahi Chelsea versi Frank Lampard
Liga Inggris 11 Juli 2019, 21:40
-
5 Target Chelsea Pada Musim 2019/20
Editorial 11 Juli 2019, 14:19
-
Intip Debut Frank Lampard di Laga Chelsea vs Bohemian
Open Play 11 Juli 2019, 12:03
-
Prediksi 4 Besar Premier League 2019/20: Man City di Puncak, MU Nelangsa
Liga Inggris 11 Juli 2019, 12:00
-
Chelsea Hanya Bermain Imbang, Frank Lampard Dapat Pelajaran Berharga
Liga Inggris 11 Juli 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR