Bola.net - - Mantan pemain Manchester United Robbie Savage menyebut lini serang bak Ferrari, akan tetapi lini belakangnya sangatlah payah.
Musim lalu, lini serang The Reds termasuk salah satu lini serang yang ditakuti oleh lini belakang tim-tim lawan. Dengan trio penyerangnya yakni Sadio Mane, Roberto Fimino dan Philippe Coutinho, Liverpool main atraktif dan haus gol.
Musim ini, kekuatan lini serang The Reds bertambah. Sebab Jurgen Klopp berhasil mendatangkan pemain sekaliber Mohamed Salah.
Savage pun memuji kekuatan lini serang klub Merseyside tersebut. Namun ia menyebut lini belaknag Liverpool terlalu rapuh dan performanya jauh sekali dibanding lini depannya.
"Liverpool akan menjadi fantastis untuk ditonton lagi saat mereka bermain di setengah lapangan pertandingan di area lawan, namun cara mereka hancur saat bertahan di Etihad mengkhawatirkan," tulisnya pada Mirror.
Ferrari
Hasil-hasil kurang maksimal yang didapatkan oleh Liverpool di musim ini mulai memunculkan sejumlah tekanan kepada Klopp. Bahkan ada desakan pada manajer asal Jerman itu agar mundur dari Anfield.
Namun Savage berharap para suporter tetap sepenuhnya mendukung Klopp. Namun mereka untuk sementara ini juga harus bersabar.
"Demi Langit, tetaplah bersama Klopp, tapi saat dirinya mencari formula yang tepat untuk lini belakangnya, sepertinya musimnya sama: atap bagus, fondasinya sangat disayangkan," cetus Savage.
"Tim yang sangat ingin jadi juara tidak hanya memiliki mesin Ferrari di bawah kap mesin mereka. Mereka harus bisa diandalkan seperti Mercedes," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Martial Sebut Everton Bisa Bersaing Perebutkan Posisi Puncak EPL
Liga Inggris 18 September 2017, 22:53
-
Herrera Akui Everton Sempat Sulitkan MU
Liga Inggris 18 September 2017, 22:20
-
Punya Lini Serang Menakutkan, Liverpool Disebut bak Ferrari
Liga Inggris 18 September 2017, 20:50
-
Eks MU Ini Tahu Penyebab Rapuhnya Lini Pertahanan Liverpool
Liga Inggris 18 September 2017, 20:17
-
Gerrard Sebut Cedera Pogba Cukup Mengkhawatirkan
Liga Inggris 18 September 2017, 19:12
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR