
Bola.net - Ryan Giggs terang-terangan mengaku kalau dirinya memiliki impian melatih Manchester United suatu hari ini. Namun ia tahu bahwa impian tersebut harus dikubur dalam-dalam sekarang.
Sekarang Giggs sedang merintis karirnya sebagai pelatih bersama Timnas Wales. Namun enam tahun yang lalu, pria berusia 46 tahun tersebut pernah menduduki 'kursi panas' Manchester United sebagai interim.
Kurang lebih sama seperti waktu Ole Gunnar Solskjaer diangkat sebagai pelatih sementara untuk menggantikan Jose Mourinho. Pada tahun 2014, Giggs menjadi pengganti David Moyes yang dipecat manajemen.
Ia hanya melalui beberapa pertandingan saja. Begitu musim 2013/14 berakhir, Giggs turun dari jabatannya lantaran klub telah mencapai kesepakatan dengan pelatih yang jauh lebih berpengalaman, Louis Van Gaal.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Impian Giggs Melatih Manchester United
Giggs mengatakan bahwa masa-masa interim tersebut adalah momen di mana dirinya benar-benar dekat dengan impiannya menjadi pelatih Manchester United. Sayangnya, pada waktu itu, ia merasa belum siap.
"Sejujurnya, saya menginginkan jabatan itu [setelah Moyes dipecat], namun saya belum siap," ujar Giggs kepada the Greatest Game.
"Ada tren di mana pelatih yang lebih muda, yang pernah bermain untuk klub, mendapatkan pekerjaan pada momen itu. Waktu itu masih banyak pelatih berusia lebih tua yang bermunculan. Mereka terlihat lebih aman," lanjutnya.
"Saya menginginkan jabatan itu saat saya baru melalui empat pertandingan, namun saya belum siap. Saya sudah pasti siap setelah Louis [dipecat] dan saya menginginkan jabatan itu, namun saya tidak pernah mendekatinya."
Kesempatan yang Telah Hilang
Sayangnya, Manchester United tidak pernah memikirkan Giggs sebagai salah satu opsi pengisi kursi kepelatihan. Alhasil, pada tahun 2018 lalu, ia memutuskan bergabung dengan Timnas Wales.
Prestasi Giggs bersama Wales terbilang cukup apik. Ia sukses membawa negaranya tersebut lolos ke fase grup Piala Eropa yang ditunda hingga tahun 2021. Beberapa bulan setelah pengangkatannya, MU memecat Jose Mourinho.
Klub mengangkat Solskjaer sebagai pelatih interim, lalu mengubah statusnya jadi pelatih tetap beberapa bulan setelahnya. Dan sekarang, Solskjaer masih bertahan dan Giggs harus kembali mengubur impiannya dalam-dalam.
"Saya sudah lebih siap [menjadi pelatih United] namun saya pikir itu sudah hilang sekarang, saya merasa kesempatan itu sudah hilang," tambahnya.
"Saya senang dengan pekerjaan sekarang. Saya tidak yakin itu akan datang lagi. Saya harus bilang kalau saya senang dengan pekerjaan di Wales. Ada banyak plusnya, dan ada banyak hal yang membuat frustrasi juga," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Kabar Buruk untuk AC Milan, Diogo Dalot Masuk Rencana Masa depan Manchester United
- Manchester United Goda Hakan Calhanoglu dengan Gaji Besar, Bagaimana Milan?
- Harry Maguire Tekankan Pentingnya Kedalaman Skuad di MU Musim Ini
- Enam Pelajaran dari Laga Manchester United vs RB Leipzig: Rashford Gak Ada Lawan!
- Harry Maguire Ungkap Kunci Kebangkitan Manchester United Selepas Jeda Internasional
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United vs Arsenal, Tim Tamu Diprediksi Bakal Curi Poin di Old Trafford
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 21:00
-
Manchester United Jadi Juara Musim Ini? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 20:40
-
Marcus Rashford, Kapten Masa Depan Manchester United
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 20:20
-
Fred Jadi Langganan Starter di Manchester United, Ini Penyebabnya
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 20:00
-
Rayakan Laga ke-100 Sebagai Manajer MU, Ini Kado yang Diinginkan Solskjaer
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 19:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR