Rahasia Terungkap: Kobbie Mainoo Hampir Tinggalkan Manchester United karena Ruben Amorim

Rahasia Terungkap: Kobbie Mainoo Hampir Tinggalkan Manchester United karena Ruben Amorim
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Bola.net - Kobbie Mainoo akhirnya membuka cerita mengenai masa sulit yang dialaminya di Manchester United pada era Ruben Amorim. Gelandang muda Inggris itu mengaku sempat mempertimbangkan masa depannya setelah jarang mendapat kesempatan bermain.

Situasi Mainoo berubah drastis ketika Amorim datang dengan sistem permainan 3-4-2-1 yang dianggap tidak cocok dengan karakter permainannya. Padahal sebelumnya, pemain akademi United itu sempat menjadi salah satu sosok penting di tim utama.

Kini keadaan berbalik sejak Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih pada Januari lalu. Mainoo kembali menjadi pilihan utama dan perlahan menemukan kembali performa terbaiknya di lini tengah Setan Merah.

1 dari 4 halaman

Mainoo Sempat Ingin Pergi dari Old Trafford

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Mainoo mengalami penurunan peran yang signifikan selama masa kepelatihan Amorim. Meski pernah mencetak gol kemenangan di final FA Cup melawan Manchester City dua tahun sebelumnya, ia gagal mendapatkan satu pun starter di Premier League di bawah pelatih asal Portugal tersebut.

Kondisi itu membuat Mainoo sempat meminta pindah dengan status pinjaman pada pekan terakhir bursa transfer musim panas. Namun, Manchester United memutuskan menolak keinginannya untuk hengkang.

Pemain berusia 21 tahun itu mengakui minimnya menit bermain membuatnya mulai memikirkan banyak hal terkait masa depannya di klub.

“Ketika Anda tidak bermain banyak pertandingan, atau bahkan tidak bermain sama sekali, Anda mempertimbangkan segala hal,” ujar Mainoo kepada Sky Sports.

"Tetapi yang selalu ada di pikiran saya adalah bermain untuk Manchester United dan terus bermain untuk klub tempat saya tumbuh."

2 dari 4 halaman

Mainoo Paham Keputusan Pelatih

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Mainoo juga memahami bahwa dirinya tidak sesuai dengan kebutuhan taktik Amorim saat itu. Sang pelatih disebut menilai profil Mainoo terlalu mirip dengan kapten tim Bruno Fernandes.

“Ketika ada manajer baru, mereka punya cara bermain yang mereka inginkan dan jika mereka merasa Anda tidak cocok dengan itu, maka memang tidak cocok," lanjut Mainoo.

"Yang bisa saya lakukan hanyalah terus bekerja dan berlatih agar mungkin mereka melihatnya dari sudut pandang berbeda."

3 dari 4 halaman

Dukungan Keluarga Jadi Kunci Kebangkitan

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Perubahan situasi itu menjadi tantangan mental besar bagi Mainoo. Sebab sebelumnya ia hampir selalu menjadi starter reguler di bawah asuhan Erik ten Hag.

Ia mengaku kesulitan menerima kenyataan ketika mulai jarang dimainkan, bahkan sering tidak masuk sebagai pemain pengganti. Dalam periode tersebut, dukungan keluarga dan teman dekat menjadi faktor penting yang membantunya bertahan.

“Berubah dari bermain hampir di setiap pertandingan menjadi tidak terlalu sering bermain tentu menjadi penyesuaian yang sulit,” kata Mainoo.

“Hal itu sulit ketika Anda bahkan tidak masuk sebagai pemain pengganti. Namun, saya bisa mengatakan keluarga dan teman-teman saya membantu saya melihat cahaya di ujung terowongan,” tambahnya.

4 dari 4 halaman

Nasib Mainoo Membaik Sejak Dilatih Carrick

Situasi Mainoo mulai berubah setelah Michael Carrick kembali ke Manchester United untuk menggantikan Amorim pada Januari. Carrick langsung mengembalikan Mainoo ke pusat permainan lini tengah United.

Keputusan tersebut membawa dampak positif bagi tim. Manchester United berhasil memenangkan 10 dari 15 pertandingan terakhir mereka dan memastikan tiket kembali ke Liga Champions usai kemenangan penting atas Liverpool.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL