
Bola.net - Chelsea dipastikan gagal menembus kompetisi Eropa musim depan setelah takluk 1-2 dari Sunderland di Stadium of Light pada laga penutup Premier League, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Hasil ini jadi penutup yang pahit untuk perjalanan mereka musim ini.
Kekalahan tersebut langsung menyeret klub London Barat itu finis di peringkat ke-10 klasemen akhir. Di sisi lain, Sunderland justru pulang dengan kabar besar karena kemenangan ini memastikan mereka meraih tiket ke UEFA Europa League atau Liga Europa musim depan.
Chelsea sebenarnya sempat mencoba bangkit setelah tertinggal dua gol lebih dulu, masing-masing di tiap babak akibat rapuhnya lini belakang. Cole Palmer sempat memberi harapan lewat gol balasan, tapi kartu merah Wesley Fofana membuat momentum tim benar-benar runtuh.
Hasil buruk di laga terakhir ini langsung membuka ruang evaluasi besar di internal tim. Pelatih interim The Blues pun menyoroti sejumlah masalah yang menurutnya sudah terlihat sejak awal musim.
Evaluasi Kegagalan dan Masalah Konsistensi

Gagal meraih poin penuh di laga tandang ini tak lepas dari inkonsistensi Chelsea sepanjang musim. Mereka kerap kesulitan menjaga level permainan, terutama saat tekanan mulai meningkat.
Situasi ini membuat potensi besar yang dimiliki skuad tidak pernah benar-benar berubah jadi hasil nyata. Sang pelatih menilai posisi akhir klub jauh dari target yang seharusnya bisa dicapai.
"Kami seharusnya finis jauh lebih tinggi di liga. Dengan kualitas pemain yang kami punya, seharusnya kami bisa berada di Liga Champions. Kami terlalu sering tidak konsisten sepanjang musim, dan itu akhirnya merugikan kami," ujar pelatih interim, Calum McFarlane.
"Ini akhir musim yang sangat mengecewakan," tambahnya setelah laga terakhirnya di posisi tersebut.
Kekecewaan Mendalam di Ruang Ganti

Suasana ruang ganti Chelsea langsung terasa berat begitu pertandingan selesai. Target untuk menutup musim dengan tiket Eropa lewat jalur liga akhirnya benar-benar hilang.
Di lapangan, Chelsea juga kesulitan menembus pertahanan disiplin Sunderland yang bermain lebih efektif. Setiap peluang yang ada tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.
"Suasana di ruang ganti jelas penuh kekecewaan. Kami ingin menang hari ini dan mencoba memaksimalkan situasi untuk bisa ke Europa League," kata McFarlane.
"Kami tidak berhasil melakukannya. Performa yang kami harapkan juga tidak muncul, begitu juga hasilnya," lanjutnya.
Apresiasi untuk Komitmen para Pemain
Meski hasil akhir mengecewakan, McFarlane tetap enggan menyalahkan mentalitas para pemainnya. Ia menilai komitmen tim selama masa kepemimpinannya tetap terjaga.
Evaluasi yang ia lakukan lebih banyak melihat konsistensi tim dalam beberapa laga terakhir. Dari situ, ia merasa para pemain sebenarnya sudah memberikan usaha maksimal.
"Saya hanya bisa bicara dari interaksi saya dengan mereka selama delapan pertandingan terakhir. Saya tidak punya keluhan atau keinginan untuk meragukan mentalitas mereka di momen-momen itu," ujar McFarlane.
"Saya tahu kami tidak selalu menang, tapi mereka sudah memberi segalanya setiap hari. Saya tidak bisa meminta lebih. Hanya saja, kami memang gagal melewati garis akhir di beberapa laga penting," pungkasnya.
Kegagalan menembus kompetisi Eropa ini membuat Chelsea harus segera bersiap menyambut perombakan besar di musim baru. Penunjukan Xabi Alonso akan jadi langkah awal yang krusial untuk mencoba mengembalikan stabilitas tim.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR