
Bola.net - Manchester United menelan kekalahan memalukan di pekan ke-36 EPL musim 2021/22. Berkat kekalahan ini, Manchester United musim 2021/22 resmi jadi Manchester United terburuk sepanjang sejarah digelarnya Premier League.
Di pekan ke-36 ini, MU bertandang ke AMEX Stadium. Mereka mencoba untuk membawa pulang tiga poin dari markas Brighton tersebut.
Bukannya menang, MU malah menangis malu. Pasalnya mereka dihajar dengan skor yang sangat telak, yaitu 4-0.
Opta mencatat bahwa kekalahan Manchester United ini menjadi milestone buruk bagi Setan Merah. Manchester United musim 2021/22 ini resmi menjadi MU terburuk semenjak mereka mengikuti Premier League.
Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
MU Terburuk
Menurut catatan Opta, musim 2021/22 ini resmi menjadi musim terburuk Manchester United sejak mereka mengikuti Premier League di tahun 1992. Ini terlihat dari perolehan poin mereka.
Hingga pekan ke-36 ini, MU mengoleksi 58 poin. MU hanya menyisakan satu pertandingan lagi, di mana jika mereka menang, maka total poin akhir mereka menjadi 61 poin. [MU sudah bermain 37 kali, karena pertandingan melawan Chelsea dimajukan].
Ini lebih rendah dari perolehan poin MU di musim 2013/14 yang lalu, di mana dari total 38 pertandingan, MU yang dipimpin Moyes dan Giggs pada saat itu mengoleksi 64 poin.
Jumlah Kebobolan
Variabel lain untuk menunjukkan bahwa Manchester United musim ini sangat bapuk terlihat dari jumlah kebobolan mereka.
Hingga pekan ke-36 ini, MU sudah kebobolan total 56 gol. Ini merupakan jumlah kebobolan terbanyak mereka dalam satu musim.
Jangan lupa, MU masih menyisakan satu pertandingan lagi. Jadi angka ini berpotensi bertambah.
Laga Berikutnya
Manchester United akan melakoni pertandingan terakhir mereka di musim 2021/22 di Selhurst Park.
Mereka akan mencoba memenangkan laga tandang melawan Crystal Palace.
Klasemen Premier League
(Opta)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR