Sunderland yang musim ini menjadi momok bagi klub-klub besar, mereka mampu menahan imbang Manchester United, Arsenal dan bahkan mengalahkan Liverpool, tampil penuh percaya diri dalam laga ini. Namun demikian, The Blues ternyata lain dari ke tiga tim tersebut di menit-menit awal babak pertama ini. Chelsea lebih mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan beberapa peluang.
The Blues sempat memiliki peluang melalui Nicolas Anelka di menit ke 17 saat menerima umpan dari John Mikel Obi. Sayang striker yang dicekal oleh tim nasional Prancis itu kalah cepat dengan dalam menyongsong bola dengan Craig Gordon.
Gordon sendiri tampil apik dalam babak pertama ini, dua kali penyelamatan gemilangnya berhasil menggagalkan peluang tuan rumah. Sundulan keras Ramirez dari luar kotak penalti dan tendangan bebas Didier Drogba masih dapat ia tangkap dengan baik.
Absennya John Terry dan Alex membuat lini pertahanan Chelsea sedikit rapuh. Bahkan Danny Welbeck hampir saja mencetak gol melalui tandukannya di menit ke 36, beruntung Peter Cech masih mampu menepisnya.
Sunderland akhirnya benar-benar menunjukkan bahwa mereka memang menjadi momok bagi tim-tim besar. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan sang juara bertahan, Nedum Onuoha di menit ke 44 berhasil melewati 4 pemain belakang Chelsea hingga akhirnya memperdaya Peter Cech untuk membawa Sunderland unggul, dan menutup babak pertama dengan skor 0-1.
Belum genap 10 menit babak ke dua berjalan, Sunderland kian membenamkan The Blues dengan mencetak gol ke dua mereka di menit ke 52 melalui Asamoah Gyan. Berawal dari serangan balik, Welbeck mengirimkan bola kepada Jordan Henderson, yang melihat Gyan lebih berdiri bebas dan memberikan bola kepada pemain Ghana. Gyan pun dengan mudah memperdaya Petr Cech dan membuat Sunderland unggul 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Carlo Ancelotti kalang kabut, ia pun mulai menarik keluar Florent Malouda dan memasukkan Salomon Kalou di menit ke 58. Tidak itu saja, manajer asal Italia itu memasukkan dua pemain mudanya Joshua McEachran dan Gael Kakuta di menit ke 69 dan 75, untuk menggantikan Ramires dan Yuri Zhirkov.
Namun, bukannya gol ke kandang lawan, The Blues pun harus rela gawang mereka bobol untuk ketiga kalinya di menit ke 87 oleh Danny Welbeck melalui serangan balik. Skor 0-3 bagi Sunderland ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan membuat Chelsea terjungkal di kandang.
Meski kalah, Chelsea tetap berada di puncak klasemen. Persaingan menjadi ketat kembali, sebab antara Chelsea, Arsenal di peringkat dua dan Manchester United di peringkat ke tiga hanya selisih dua dan tiga angka saja. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR