Pertandingan dimulai dengan tempo yang cenderung tinggi. Kedua tim begitu berhasrat untuk mencetak gol terlebih dahulu. Peluang dari Liverpool diperoleh oleh Daniel Sturridge setelah berhasil melewati kiper Lukasz Fabianski tetapi tendangan kerasnya hanya mampu menyentuh jala gawang.
Alex Oxlade-Chamberlain akhirnya membuka keunggulan buat tuan rumah di menit ke-16. Mendapatkan bola rebound di tengah kotak penalti, ia tanpa ampun langsung menaklukkan Brad Jones. Skor berubah 1-0 untuk The Gunners.
Unggul satu gol tak menyurutkan semangat tuan rumah untuk mencari gol tambahan. Sementara tim tamu lebih banyak menyerang melalui serangan balik yang berbahaya dan efektif.
Mendekati waktu istirahat babak pertama jual beli serangan kedua tim masih terlihat menghiasi permainan. Sampai akhirnya waktu turun minum ditiupkan wasit tidak ada lagi tambahan gol yang tercipta. Arsenal masih memimpin 1-0 atas tamunya Liverpool.
Memasuki babak kedua tak membutuhkan waktu lama bagi Arsenal menggandakan keunggulan. Podolski mencetak gol kedua bagi timnya di menit ke-47 setelah menerima umpan silang dari Oxlade-Chamberlain.
Usaha tim tamu mencari gol akhirnya datang di menit ke-58. Luis Suarez yang melakukan penetrasi ke daerah pertahanan lawan dijatuhkan oleh Podolski dan wasit langsung menunjuk titik putih. Gerrard yang menjadi algojo tak menemui kesulitan menaklukkan Fabianski. Skor berubah menjadi 2-1.
Setelah terjadi tiga gol kedua tim masih terus mencari peluang menambah pundi-pundi golnya. Arsenal masih terus menunjukkan dominasinya di babak kedua ini. Berbagai variasi serangan diterapkan baik tuan rumah maupun tim tamu. Sampai pertandingan berakhir skor masih tetap 2-1 untuk keunggulan The Gunners.
Atas kemenangan ini pasukan Arsene Wenger berhak melaju ke babak delapan besar Piala FA untuk menantang Everton. Sementara peluang juara Brendan Rodgers tinggal tersisa di ajang Premier League.
Statistik Arsenal - Liverpool:
Penguasaan bola: 43% - 57%
Shot (on goal): 8 (3) - 15 (7)
Corner: 8 - 5
Pelanggaran: 19 -12
Offside: 3 - 3
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain Kedua Tim:
Arsenal: Fabianski; Jenkinson, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Arteta, Flamini; Chamberlain Gibbs 76'), Ozil, Podolski (Cazorla 69'); Sanogo (Giroud 88').
Liverpool: Jones; Flanagan, Skrtel, Agger, Cissokho (Henderson 61'); Gerrard, Allen, Coutinho, Sterling; Suarez, Sturridge. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mascherano: Saya Dibohongi di Liverpool
Liga Champions 17 Februari 2014, 22:57
-
Liverpool Pasang Bandrol Selangit Bagi Suarez
Liga Inggris 17 Februari 2014, 22:26
-
Roma Saingi Liverpool Buru Iturbe
Liga Italia 17 Februari 2014, 19:24
-
Allen: Saya Tak Terkejut Bermain Buruk
Liga Inggris 17 Februari 2014, 18:42
-
Eks Wasit Premier League: Keputusan Webb Keliru
Liga Inggris 17 Februari 2014, 18:15
LATEST UPDATE
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR