
Kedudukan 2-2 membuat peluang Sunderland bertahan di Premier League musim depan masih terbuka, sementara bagi Man City, hasil ini membuat posisi mereka tak berubah di posisi ketiga dengan 71 poin, selisih 6 poin dari Liverpool.
Langsung menekan sejak kick off, melalui tendangan di dalam kotak penalti, Fernandinho tak membuang peluang di menit kedua setelah mendapat sodoran Aguero dan memanfaatkan statisnya pertahanan Sunderland. Man City 1-0 Sunderland.
Empat menit kemudian The Black Cats berusaha memberikan respon cepat, serangan mereka terhenti oleh pelanggaran Demichelis.
Tendangan bebas diambil Adam Johnson, bola masuk kotak penalti namun sundulan John O'Shea melebar di kiri gawang Joe Hart.
Pada menit 10 dua peluang beruntun datang dari tuan rumah, tendangan Aguero diblok Mannone, bola rebound diumpankan Zabaleta dengan sundulan kepala ke arah Fernandinho yang lebih bebas, namun skor tak berubah karena tendangan gelandang Brasil itu melambung.
Sekali lagi Sunderland mengancam lewat bola mati, tendangan penjuru dieksekusi Sebastian Larsson, bola kembali disundul John O'Shea namun belum juga menemui sasaran di menit 12.
Akselerasi Sergio Aguero membuatnya mendapat ruang tembak di luar kotak penalti, tendangannya off target.
Lagi-lagi Sunderland membuang kesempatan menyamakan kedudukan saat pertandingan memasuki menit 18.
Demichelis gagal memotong crossing Adam Johnson dari sayap kanan, Fabio Borini yang tak offside melepaskan tendangan yang hanya membuat bola melewati gawang Hart.
Menuju menit 30, Aguero mendapatkan tekel keras dari Wes Brown yang membuat striker Argentina itu terjatuh kesakitan meski akhirnya ia bisa melanjutkan pertandingan.
Wasit Martin Atkinson menghentikan pertandingan di menit 34 karena terjadi benturan antara bek kiri Sunderland Marcos Alonso dengan Pablo Zabaleta.
Tiga menit jelang bubar babak pertama Aguero terjatuh dalam kotak penalti, wasit Atkinson tak melihatnya sebagai sebuah pelanggaran.
Kemudian Kolarov yang masuk dari kiri melepaskan tembakan off target.
Empat menit injury time, babak pertama pun usai dengan keunggulan City 1-0 atas Sunderland.
Mengawali babak kedua kombinasi Samir Nasri - Aguero menghasilkan peluang bagi Negredo, skor tak berubah setelah sundulan striker Spanyol itu masih di atas mistar.
Manchester City berusaha meredam potensi serangan Sunderland melalui penguasaan bola dan menurunkan tempo.
Sebuah aksi individu Jovetic melewati satu pemain lawan di depan kotak penalti diakhiri dengan tendangan datar ke kiri bawah, lemah sehingga mudah ditangkap Mannone.
Setelah beberapa kali menusuk dari kanan, masuknya Giaccherini memberi dimensi baru pada serangan Sunderland.
Menit 73 Connor Wickham berhasil menceploskan bola berkat crossing terukur Giaccherini dari sisi kiri. Kedudukan menjadi sama kuat, 1-1.
Tiga menit berikutnya Jovetic kembali beraksi dengan tendangan dari luar kotak penalti, skor tak berubah.
Dzeko gagal menyamakan skor di menit 80 setelah menerima sodoran Kolarov di sisi kiri.
City dikejutkan sebuah serangan balik di menit 83, lagi-lagi umpan Giaccherini berhasil dimanfaatkan Wickham meski mendapat pengawalan Kompany, tendangan silang Wickham membalikkan skor. Man City 1-2 Sunderland.
5 menit kemudian giliran Sunderland yang dikejutkan oleh blunder Vito Mannone.
Umpan tarik Jovetic di tiang kanan diteruskan Nasri yang masuk dari lini kedua, Nasri melepaskan tendangan, tangkapan Mannone tak sempurna, bola menggelinding perlahan dan melewati garis gawang. Menit 88 kembali skor berubah, 2-2.
Momen berikutnya Nasri melewatkan peluang meraih 3 poin, tendangan dalam kotak penalti masih melambung.
Peluit panjang dibunyikan, Manchester City masih tak mampu mengalahkan Sunderland.
Susunan pemain Manchester City: Hart, Zabaleta, Kompany, Demichelis, Kolarov, Milner, Garcia, Fernandinho (Rodwell 87'), Nasri, Aguero (Jovetic 56'), Negredo (Dzeko 68')
Susunan pemain Sunderland: Mannone, Vergini, Alonso, Brown, O'Shea, Cattermole, Colback, Larsson (Giaccherini 68'), Johnson, Borini (Scocco 69'), Wickham
Statistik pertandingan Manchester City vs Sunderland
Shots (on target): 16 (4) - 11 (3)
Tendangan sudut: 3 - 6
Pelanggaran 14 - 10
Kartu kuning: 1 - 2
Ball poss: 57 - 43 (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah di Goodison Park, Everton Gagal Geser Arsenal
Liga Inggris 17 April 2014, 04:24
-
Review: Manchester City Kembali Gagal Menaklukkan Sunderland
Liga Inggris 17 April 2014, 03:33
-
Review: Brace Podolski Kembalikan Arsenal ke Empat Besar
Liga Inggris 16 April 2014, 03:38
-
Review ISL: Berkat Gol Bunuh Diri, Persipura Jungkalkan Persebaya
Bola Indonesia 15 April 2014, 16:31
-
Review: Montolivo Antarkan Milan Bekuk Catania
Liga Italia 14 April 2014, 04:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR