Duel ini sebelumnya diramal bakal panas karena laga ini menjadi duel head to head pertama kalinya antara Jose Mourinho melawan bekas tangan kanannya, Andre Villas-Boas.
Tottenham membuka angka di menit 19 lewat gelandang Gylfi Sigurdsson yang meneruskan bola hasil kerja sama apik antara Christian Eriksen dan Roberto Soldado.
Spurs sempat memiliki peluang emas di menit 44 kala tusukan yang dilakukan Andros Townsend diteruskan dengan umpan brilian kepada Paulinho yang sudah menunggu di kotak penalti. Sayang, tembakan pemain asal Brasil itu masih membentur tiang gawang.
Hingga wasit Mike Dean meniupkan peluit tanda babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah masih bertahan.
Setelah kembali dari kamar ganti, tim tamu yang tak ingin malu di laga derby ini langsung mengambil inisiatif penyerangan. Hasilnya, di menit 52 Fernando Torres mendapat peluang emas di kotak penalti Spurs, sayang tembakannya masih bisa dimentahkan Hugo Lloris.
Tak lama kemudian, pemain yang baru masuk di awal babak kedua, Juan Mata berhasil mencetak gol ke gawang Lloris. Sayang gol tersebut dianulir wasit karena pemain asal Spanyol itu sudah berada dalam posisi offside kala menerima umpan dari Torres.
Berkali-kali menggempur pertahanan The Lilywhites, Chelsea baru mendapatkan hasilnya di menit 65 kala kapten John Terry dengan sempurna menanduk umpan hasil tendangan bebas yang dilepaskan Mata.
Bencana bagi Chelsea datang di menit 81 kala Torres harus diusir ke luar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan gerakan berbahaya kala berduel udara dengan Jan Vertonghen.
Unggul jumlah pemain, Spurs langsung menekan pertahanan tim tamu yang setelah keluarnya Torres langsung memasukkan pemain bertahan, Cesar Azpilicueta untuk menggantikan Oscar.
Dua peluang emas beruntun diperoleh Spurs lewat kaki Jermaine Defoe dan Sigurdsson. Sayang peluang tersebut masih gagal membuat Tottenham kembali unggul. Hingga laga berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Tottenham mengambil alih pimpinan tabel klasemen untuk sementara dari tangan Arsenal. Sementara Chelsea bergerak naik ke posisi tiga dengan 11 poin.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Tottenham: Lloris; Walker, Dawson, Vertonghen, Naughton; Paulinho, Dembele; Townsend (Chadli 63), Eriksen (Holtby 70), Sigurdsson; Soldado (Defoe 77).
Chelsea: Cech; Ivanovic, Luiz, Terry, Cole; Lampard, Mikel (Mata 46); Ramires, Oscar (Azpilicueta 83), Hazard (Schurrle 69); Torres.
Statistik Tottenham - Chelsea:
Shots: 12 - 11
Shots on goal: 4 - 5
Penguasaan bola: 54% - 46%
Pelanggaran: 16 - 14
Corner: 4 - 5
Offside: 2 - 10
Kartu kuning: 5 - 3
Kartu merah: 0 - 1. (bola/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Skuat Mahal City Tak Berdaya di Villa Park
Liga Inggris 28 September 2013, 23:15
-
Review: West Brom Beri Moyes Aib di Old Trafford
Liga Inggris 28 September 2013, 23:00
-
Review: Tak Ada Pemenang di Reuni AVB-Mou
Liga Inggris 28 September 2013, 20:44
-
Review: Gol Spesial Mikel Bawa Chelsea ke Puncak
Liga Inggris 22 September 2013, 01:40
-
Review: Liverpool Tumbang di Kandang
Liga Inggris 21 September 2013, 23:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR