Meski mendominasi pertandingan, Manchester United tidak mampu menjebol pertahanan berlapis yang dibentuk Cambridge. Tembakan demi tembakan United bisa dihentikan oleh tuan rumah yang memang hanya mengincar hasil imbang.
Laga dimulai dengan skenario yang sudah diperkirakan; Man United mendominasi penuh. Lini tengah United masih terlalu tangguh untuk bisa ditandingi para gelandang Cambridge.
Tuan rumah memilih untuk menumpuk para pemain mereka di daerah sendiri untuk mengantisipasi dominasi United. Sesekali mereka mencoba mengancam dengan melakukan serangan balik lewat umpan-umpan jauh yang tidak terlalu efektif.
Manchester United sebenarnya cukup sabar dalam menghadapi strategi defensif Cambridge. The Red Devils menata serangan dengan sabar dari kaki ke kaki mulai dari belakang. Namun United kerap dipaksa mengalirkan bola ke sayap ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pertahanan berlapis Cambridge benar-benar sulit ditembus pada penggawa United yang terlihat kesulitan berkreasi. Kerap kali United dipaksa melepas umpan-umpan silang yang mudah diantisipasi Cambridge yang lebih unggul dalam hal fisik. Hingga babak pertama, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United menjadi sedikit lebih agresif. Tusukan-tusukan dari sayap United semakin agresif tetapi tetap saja umpan-umpan silang mereka mudah dipatahkan lawan.
United juga bisa melepas beberapa tembakan yang sayangnya berakhir kurang akurat atau bisa diantisipasi lawan. Melihat kebuntuan ini, Louis van Gaal pun melakukan beberapa pergantian.
Pada menit ke-67, Marouane Fellaini dan James Wilson ditarik keluar untuk digantikan oleh Ander Herrera dan Robin van Persie. Pergantian ini memang mampu menyegarkan penyerangan United meski penyelesaian akhir mereka tetap kurang sempurna.
Intensitas serangan kedua tim meroket naik pada akhir pertandingan. Cambridge sempat mengancam gawang David De Gea dengan memanfaatkan bola-bola atas. Namun ancaman tim dari League Two itu ini masih mudah dihalau para pemain United.
Sementara itu, United juga menciptakan kemelut di gawang Cambridge pada akhir pertandingan. Beberapa tembakan United masih bisa dihentikan Cambridge yang bertahan mati-matian. Hingga laga berakhir, kedua tim tetap tak mampu memecah kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat pemenang putaran keempat harus ditentukan lewat pertandingan kedua di Old Trafford. Man United pantas kecewa dengan hasil ini karena mereka sebenarnya tampil sangat dominan dan mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Statistik Cambridge - Manchester United
Penguasaan bola: 25% - 75%
Shot (on goal): 5 (0) - 16 (6)
Corner: 4 - 7
Pelanggaran: 6 - 13
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Cambridge: Dunn; Tait, Nelson, Coulson, Taylor; Kaikai (Dunk, 53'), Champion, Hughes (Chadwick, 76'), Donaldson; McGeehan, Elliot.
Susunan pemain Manchester United: De Gea; Valencia, Jones, Rojo, Blind (Shaw, 86'); Carrick; Fellaini (Herrera, 67'), Di Maria, Januzaj; Wilson (Van Persie, 67'), Falcao. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Gaal: Gagal Kalahkan Cambridge, MU Masih Beruntung
Liga Inggris 24 Januari 2015, 23:45
-
Ditahan Cambridge, Carrick Akui MU Frustrasi
Liga Inggris 24 Januari 2015, 23:15
-
Main di Kandang MU, Cambridge Dapat Uang Setara Setahun Pemasukan
Bolatainment 24 Januari 2015, 21:15
-
Jorge Mendes Beberkan Kegagalan Transfer CR7 ke Arsenal
Liga Inggris 24 Januari 2015, 20:54
-
Striker Cambridge: Imbangi MU Bagaikan Mimpi
Liga Inggris 24 Januari 2015, 20:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR