Bola.net - - Wayne Rooney menuntut gaji yang cukup tinggi, hingga membuat kansnya untuk kembali ke kini semakin kecil.
Top skorer sepanjang masa Manchester United itu harus menerima fakta bahwa musim depan ia mungkin tak punya lagi harapan untuk memainkan peran besar di tim inti di Old Trafford.
Namun demikian, ia masih menyisakan dua tahun dalam kontraknya yang bernilai 250.000 pounds per pekan dan dengan masuknya tawaran masif dari Tiongkok, sang pemain mengindikasikan bahwa ia belum ingin menurunkan tuntutan gajinya, menurut Express.
Wayne Rooney
Rooney sebelumnya sudah mengindikasikan, bahwa selain United, Everton adalah tim Inggris lain yang bakal bersedia ia bela. Namun meski amat tertarik, kubu Ronald Koeman tak bersedia mengubah drastis anggaran gaji mereka demi striker berusia 31 tahun.
The Toffees sendiri baru saja memberikan kontrak senilai 100.000 pounds per pekan pada Ross Barkley - yang belum disepakati oleh pemain Inggris - dan itu merupakan batas maksimal gaji di Goodison Park.
Dan meski manajemen Everton melihat kehadiran Rooney akan bagus untuk pemasaran tim, mereka masih belum siap menggaji lulusan akademi klub itu dengan sedemikian mahal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Coba Telikung Milan Dalam Perburuan Belotti
Liga Inggris 8 Juni 2017, 22:24
-
Pogba Anggap Musim Pertamanya di MU Berjalan Bagus
Liga Inggris 8 Juni 2017, 20:50
-
Dukungan Mourinho Kuatkan Pogba di MU
Liga Inggris 8 Juni 2017, 20:18
-
Pogba: Mourinho Pantas Dipanggil The Special One
Liga Inggris 8 Juni 2017, 19:50
-
Darmian Tutup Mulut Soal Rumor Transfer ke Milan
Liga Inggris 8 Juni 2017, 17:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR