
Bola.net - Manchester United dilaporkan memasukkan nama Ruben Amorim sebagai kandidat manajer jika Erik ten Hag dipecat. Lantas, seperti apa catatan statistik manajer asal Portugal tersebut?
Erik ten Hag dilaporkan tengah berada dalam tekanan. Dua kekalahan beruntun yang didapat Manchester United jadi biang keroknya. United kalah dari Manchester City dan Newcastle di Old Trafford.
Riak-riak ketidakpercayaan pada manajer asal Belanda itu dilaporkan mulai muncul di ruang ganti. Beberapa pemain kunci disebut mulai tidak sependapat lagi dengan Erik ten Hag.
Beberapa media lantas memunculkan dua nama sebagai kandidat potensial manajer baru United, Zinedine Zidane dan Ruben Amorim. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Statistik Mentereng Ruben Amorim

Ruben Amorim bisa dibilang pendatang baru di level elit sepak bola Eropa. Sebab, dia baru melatih tim utama dan berlaga di Liga Premier Portugal (Liga 1) pada akhir 2019 lalu.
Ketika itu, Ruben Amorim promosi dari tim muda ke tim senior Braga. Setelah itu, karier Ruben Amorim melejit. Dia melatih di Sporting CP mulai Maret 2020 hingga kini.
Ruben Amorim masih sangat muda, 18 tahun. Akan tetapi, catatan statistik Ruben Amorim bisa dibilang gemilang. Dari 131 laga di Liga Premier Portugal, tim yang dilatih Ruben Amorim hanya merasakan 12 kali kekalahan.
Ruben Amorim mampu mencatat 98 kemenangan dari 131 laga liga. Lalu, tim yang dilatih Ruben Amorim mencetak 264 gol dan hanya 98 kali kebobolan.
Belum Teruji

Ruben Amorim membawa Sporting CP menjadi juara Liga Premier Portugal musim 2020/2021. Dua musim berikutnya, dia harus puas melihat Sporting CP finis di bawah Porto dan Benfica. Namun, dia meraih gelar Taca da Liga dan Super Cup.
Ruben Amorim punya catatan mentereng di Portugal. Dia masih sangat muda dan punya potensi besar. Namun, Ruben Amorim mungkin belum cukup teruji.
Erik ten Hag juga punya kisah sukses yang besar saat melatih Ajax Amsterdam. David Moyes juga punya rekam jejak positif saat masih di Ajax Amsterdam. Namun, melatih Manchester United bukan soal meracik taktik.
Pakai 3 Bek

Andai Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer Manchester United, perubahan sudah pasti terjadi. Dia adalah tipe manajer yang berbeda dengan Erik ten Hag.
Ruben Amorim condong memakai formasi tiga bek, lebih sering 3-4-3. Nah, ini sangat berbeda dengan Erik ten Hag yang lebih sering memakai empat bek. Erik ten Hag cenderung memakai formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3.
Sumber: Transfermarkt
Klasemen Premier League 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Prediksi Manchester City vs Bournemouth 4 November 2023
- Prediksi Fulham vs Manchester United 4 November 2023
- 5 'Dosa' Erik ten Hag di Manchester United
- Cari Hiburan Setelah Pertandingan Boleh-Boleh Saja, tapi Jangan Clubbing Dong, Rashford!
- Segera di Bursa Transfer Kesayangan Anda: Mohamed Salah >>> Liga Arab Saudi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Good Ebening! Unai Emery Jadi Calon Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 3 November 2023, 23:15
-
Dulu Diincar MU, Sekarang Penyerang Leipzig Ini Dibidik Arsenal
Bundesliga 3 November 2023, 22:21
-
Demi Fans, Scott McTominay Minta Manchester United Lekas Kembali ke Jalur Kemenangan
Liga Inggris 3 November 2023, 22:15
-
Fulham vs Manchester United, 3 Poin Harga Mati untuk Setan Merah
Liga Inggris 3 November 2023, 21:51
-
Punya Mental Baja, Erik Ten Hag Optimistis MU Bakal Bangkit dan Sulit Dikalahkan
Liga Inggris 3 November 2023, 21:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR